Hyundai Siapkan IONIQ Dan 2 Mobil Konsep Untuk Rebut Pasar NEV
GARASI - MOBIL
09 Mei 2026

Hyundai Motor Company semakin serius menggarap pasar otomotif China yang dinilai memiliki potensi besar, khususnya di segmen  kendaraan listrik murni. Langkah ini ditandai dengan peluncuran brand IONIQ di Beijing, sekaligus mempertegas ambisi Hyundai untuk bersaing di pasar kendaraan energi baru (NEV) yang kian kompetitif.

Tak hanya menghadirkan lini IONIQ, Hyundai juga membawa dua mobil konsep yang akan dipamerkan dalam ajang Beijing  Auto Show 2026. Kedua model tersebut adalah VENUS Concept dan SUV EARTH Concept, yang menjadi representasi arah desain dan teknologi Hyundai ke depan.

“Berlandaskan prinsip IONIQ yang mengutamakan keselamatan dan kualitas kelas dunia, Hyundai akan segera memperkenalkan model-model untuk produksi massal yang memadukan kabin dan pengalaman berkendara yang cerdas sesuai keinginan konsumen China,” kata Presiden Beijing Hyundai Motor Company, Li Fenggang, melalui keterangan resminya, beberapa waktu yang lalu.


Kehadiran VENUS Concept dan SUV EARTH Concept sekaligus menandai babak baru pabrikan asal Korea Selatan ini dalam merancang kendaraan listrik yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar China. Kedua mobil ini juga menjadi fondasi awal bagi pengembangan model IONIQ versi produksi massal di masa mendatang.

Mengusung filosofi “Lead, don’t follow”, Hyundai menampilkan desain dengan pendekatan single-curve silhouettes yang kuat dan mudah dikenali. Pendekatan ini diharapkan mampu memberikan identitas visual yang khas sekaligus menciptakan kesan pertama yang kuat di jalan.

“Kami memilih untuk menjadi ‘The Origin’. Sesuatu yang benar-benar baru, mudah dikenali sekilas dari kejauhan, memiliki kehadiran yang kuat di jalan, dan menghadirkan apa yang kami sebut sebagai ‘kesan pertama terbaik’,” ujar Senior Vice President dan Head of Hyundai Design Center di Hyundai Motor Company, Simon Loasby.

Seiring peluncuran ini, Hyundai juga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pengalaman mobilitas yang menyeluruh di China, tidak hanya dari sisi produk tetapi juga ekosistem pengguna. Salah satu strategi yang diusung adalah penggunaan pola penamaan baru untuk lini IONIQ, yakni menggunakan nama-nama “planet” yang mencerminkan pendekatan berpusat pada pelanggan.

Selain itu, Hyundai berencana membenamkan teknologi eksklusif yang disesuaikan dengan karakter pasar lokal. Di antaranya adalah sistem berkendara otonom hasil kolaborasi dengan mitra di China, serta penerapan teknologi extended range electric vehicle (EREV) yang sudah cukup populer di kalangan konsumen setempat.

Melalui pendekatan ini, Hyundai optimistis dapat memperkuat posisinya di tengah persaingan ketat, baik dari produsen global maupun merek lokal yang lebih dulu mengadopsi teknologi serupa. Strategi ini juga menjadi bukti komitmen Hyundai untuk kembali bersaing dengan pendekatan yang lebih berfokus pada kebutuhan nyata konsumen di China.

Sumber : voi.id

viewed :: 169
Berita Lainnya :