07 Desember 2022
SPORTS MOBIL

Pabrik Baru Pengubah Permainan Aston Martin



Sejak Lawrence Stroll mengungkapkan rencananya untuk membawa nama Aston Martin kembali sepenuhnya ke Formula 1, ambisi tim ini sama sekali tidak kecil.

Pada tahun pertamanya sebagai Aston Martin setelah rebranding Racing Point, juara dunia F1 empat kali Sebastian Vettel didatangkan sebelum mengakhiri petualangan dua musim dengan keputusan pensiun.

Mulai 2023, kursinya akan diambil oleh Fernando Alonso, pilot hebat sepanjang masa lainnya yang rela membuang Alpine demi Aston Martin.

Kembali pada Maret 2021, Stroll menguraikan rencana lima tahun Aston Martin untuk jadi penantang gelar F1, di mana bagian terbesar dari cetak biru adalah pabrik baru yang canggih. September silam, peletakan batu pertama dilakukan di lokasi seluas 37 ribu meter persegi di sekitar pabrik di Silverstone, yang pernah menjadi rumah bagi tim Jordan.

Pekan lalu, beberapa media termasuk Motorsport.com berkunjung ke markas baru Aston Martin dan melihat bagaimana rencana berkembang atas apa yang dijanjikan akan menjadi pengubah permainan bagi tim dalam misi juara dunia.

Saat peletakan batu pertama di Silverstone, Stroll menjelaskan bahwa dia ingin pabrik Aston Martin yang baru ‘berkebalikan dari apa yang dilakukan Ron Dennis’ dengan McLaren Technology Centre di Woking, yakni memprioritaskan fungsi, bukan estetika.

Pabrik ini sedang dibangun dalam tiga bagian, yang pertama akan selesai, Mei 2023. Ini akan menjadi bangunan utama untuk tim balap, tempat mobil dirancang dan di mana semua operasi utama akan dilakukan.

Bangunan kedua yang akan dibuka pada Triwulan ketiga 2024 akan menjadi rumah bagi terowongan angin. Bangunan ketiga dibuka sebagai ruang pengalaman dan acara karyawan. Ketiga bangunan ini akan dihubungkan dengan jembatan.

Meskipun masih banyak yang harus dilakukan sebelum pembukaan, bangunan utama dengan cepat mulai terbentuk. Tim balap beroperasi di lantai dasar dan telah banyak terlibat dalam memastikan desain bangunan memenuhi kebutuhan mereka.

Ada alur antara semua departemen. Detail kecil seperti penempatan kabinet atau laci bisa berdampak besar pada proses kerja, sehingga penting untuk dipertimbangkan dan diimplementasikan dengan tepat. Ini adalah fungsi daripada mode.

Lantai atas difungsikan menjadi kantor teknis terbuka, yang dikomandoi direktur tekni Dan Fallows. Mantan staf Red Bull menekankan situasi kondusif untuk mendorong kreativitas dalam hal desain mobil.

"Saya pernah berada di kantor besar dan terbuka sebelumnya, dengan kemampuan untuk bisa berjalan-jalan dan berbicara dengan orang lain dengan sangat mudah," katanya. "Hal ini membuat perbedaan besar dalam interaksi tersebut, khususnya interaksi yang kebetulan, di mana Anda bisa mengobrol dengan seseorang tentang satu hal dan berlanjut ke banyak hal lainnya. Ini sering kali menjadi percakapan paling kreatif. Itulah yang kami coba bangun, sungguh."

Di jantung pabrik utama terdapat 'jalan' pusat sepanjang 160 meter yang akan membuat seluruh bangunan tetap terhubung, menghindari tata letak labirin yang terlihat di pabrik F1 lainnya. Elemen-elemen seperti penempatan jendela, menghadap ke utara agar lebih ramah pada layar komputer dan menghentikan perolehan sinar matahari, juga telah dipertimbangkan bersama pegawai.

Lantai atas memiliki jendela di sekelilingnya yang akan menawarkan pemandangan pedesaan Northamptonshire. Dari balkon di luar kantor Stroll, tampaknya begitu banyak keputusan untuk tim ini akan diambil di masa depan, terlihat pemandangan trek Silverstone.

Apakah ini akan menjadi pabrik terbaik di F1? Ini adalah pertanyaan yang "mudah dijawab", menurut sang prinsipal Mike Krack, "Ya."

Tapi, sama mengesankannya dengan pabrik yang sedang dibentuk, ukuran sebenarnya dari potensi keberhasilan mobil F1 Aston Martin di masa depan.

AMR23 akan menjadi mobil terakhir yang dirancang dan diproduksi dari pabrik yang sekarang. Dengan pergeseran musim semi berikutnya yang berarti model 2024 akan keluar dari fasilitas baru.

Pada 2025, mobil ini akan mendapat manfaat dari penggunaan terowongan angin paling mutakhir di F1. McLaren juga sedang dalam proses membangun terowongan angin baru, yang berarti hanya dua tim memiliki fasilitas dibangun dalam dekade terakhir.

"Tidak diragukan lagi bahwa ini akan menjadi fasilitas kelas dunia, dan memiliki akses ke fasilitas itu 24/7 jika diperlukan, jelas sangat penting," kata Fallows. "Seiring dengan peningkatan dan ketersediaan terowongan angin yang kami miliki dari Aerodynamic Testing Restrictions menurun, jelas kami tidak akan menghabiskan banyak waktu di terowongan.

"Tetapi dengan memiliki fasilitas sendiri, berarti Anda juga dapat melakukan eksperimen lain yang sangat berharga, dan sesuatu yang belum tentu dapat kami lakukan saat ini ketika berbagi terowongan dengan tim lain."


Menggabungkan semuanya di bawah satu atap, merupakan langkah penting bagi Aston Martin. Mereka tidak ingin meninggalkan pendekatan seperti saat bekerja sama dengan Mercedes untuk power unit dan beberapa suku cadang yang terdaftar dalam waktu dekat, karena percaya bahwa keduanya bukan merupakan kelemahan besar. Hal-hal yang berada di bawah kendalinya sekarang akan mendapat perhatian besar.

"Kami memiliki kemampuan ketika semuanya berada di lokasi, untuk bisa jauh lebih detail dalam hal analisis dan merinci proses produksi, menganalisisnya dengan cara yang memungkinkan kami untuk memperbaikinya jauh lebih banyak daripada jika Anda menggunakan orang eksternal," tutur Fallows. "Itu mungkin perbedaan utamanya."

Ini akan memberikan apa yang dibutuhkan Aston Martin untuk mengambil langkah maju berikutnya. Pemulihan yang sulit tahun ini telah memberikan kepercayaan diri bahwa Aston Martin berada di jalur yang benar untuk tahun depan, walau Fallows mengatakan bahwa ia mengharapkan beberapa "perbedaan yang signifikan" pada AMR23.

Motivasi yang ditawarkan kepada staf di Silverstone juga merupakan sesuatu yang dimanfaatkan oleh tim, dengan mengadakan tur rutin untuk menunjukkan kepada para pekerjanya bagaimana rencana mereka berkembang.

"Kami memiliki banyak momentum," ucap Krack. "Anda merasakan semangat itu saat Anda datang ke sini. Sejujurnya, saya pikir, kami memiliki alasan untuk percaya bahwa kami bisa terus berada di jalur itu."

Mengeluarkan dana sebesar 200 juta pound (sekira Rp3,8 triliun) untuk pabrik baru adalah bukti komitmen Lawrence Stroll untuk membuat proyek Aston Martin F1 berjalan - yang berarti harus memikirkan jangka panjang.

Ini akan menjadi fasilitas tim pertama yang dibangun dengan mempertimbangkan batas anggaran baru F1, yang berarti efisiensi diciptakan dengan mendapatkan semuanya di bawah satu atap menjadi lebih berharga.


Jika pengembangan dapat dilakukan dengan lebih murah dan lebih cepat, maka akan ada lebih banyak waktu dan uang untuk memproduksi lebih banyak suku cadang atau mengejar peningkatan lebih lanjut, yang semuanya mendorong tim untuk maju ke depan.

"Anda memiliki kemampuan untuk membuat semuanya sendiri, tetapi Anda juga bisa memutuskan untuk membeli atau membuatnya, dan Anda bisa membuat segala sesuatunya lebih cepat," imbuh Krack.

"Jadi, jika Anda bisa membuatnya juga lebih murah, itu berarti Anda bisa berbuat lebih banyak. Anda bisa memiliki satu atau dua peningkatan lebih banyak daripada sebelumnya, karena waktu dan juga alasan keuangan yang tidak bisa Anda lakukan. Dari sudut pandang itu, saya pikir ini adalah langkah yang bagus."

Tetapi Krack merasa bahwa keuntungan yang paling signifikan akan datang dari sisi manusianya dengan memiliki segalanya di bawah satu atap.

"Ini akan sangat berbeda dan sangat mudah," katanya. "Dari sudut pandang itu, saya sepenuhnya setuju dengan penggunaan kata game changer, untuk dinamika tim dan logistik."

Stroll telah menjelaskan selama perencanaan dan pembangunan pabrik bahwa dia ingin semuanya "terasa seperti Aston Martin", harus memiliki gravitasi tertentu, komitmen terhadap kualitas dan mengejar kesuksesan.

Saat lokasi hampir selesai dan tim bersiap untuk pindah pada pertengahan musim depan, momentum yang diambilnya mungkin hanya akan menjadi bola salju.

Ketika Aston Martin bersiap untuk mengambil langkah berikutnya dan bergabung dengan elite F1, pabrik barunya akan menjadi momen penting - dan mungkin dianggap pernyattan untuk para pesaingnya.

Sumber : id.motorsport.com

viewed :: 195

Berita Terkait Lainnya :