PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal Lengkap Grand Prix F1 Kanada 2026   
29 Desember 2025
SPORTS - MOBIL
Kenapa Honda Kembali Ke F1 Dan Percaya Pada Aston Martin


Honda merinci alasan kembalinya mereka secara penuh ke Formula 1 dan mengapa mereka mempercayakan masa depannya kepada Aston Martin pada 2026. Musim Formula 1 2026 akan segera tiba ditandai dengan perubahan regulasi besar-besaran, yang akan memengaruhi baik single-seater maupun power unit. Bagi Honda dan Aston Martin, ini juga akan menjadi awal dari kemitraan baru, yang dilihat oleh kedua belah pihak dengan ambisi besar.

Honda membuat keputusan untuk meninggalkan F1 pada akhir 2021, mereka mengumumkan pada 2023 bahwa mereka akan kembali ke 100 persen dari 2026 (meskipun mereka telah menjadi pemasok eksternal untuk Red Bull dan Racing Bulls selama bertahun-tahun). Mengapa Honda membuat dua keputusan yang berbeda dalam waktu singkat dijawab oleh presiden Honda Racing, Koji Watanabe.

"Saya pikir Honda mungkin tidak bisa hidup tanpa F1. Namun, jika kita fokus secara khusus pada teknologi, perubahan regulasi power unit untuk 2026 merupakan faktor utama dalam keputusan Honda untuk kembali ke olahraga ini.


"Regulasi ini mendorong pembagian tenaga 50/50 antara mesin pembakaran internal dan motor listrik, dengan daya motor listrik praktis meningkat tiga kali lipat, dari 120 kW menjadi 350 kW. Jika kita menambahkan itu dengan persyaratan untuk menggunakan bahan bakar ramah lingkungan yang canggih, hal ini sangat sesuai dengan filosofi Honda tentang sistem propulsi masa depan."

Karena Red Bull telah mengambil keputusan untuk membangun mesinnya sendiri untuk pertama kalinya ketika Honda mundur, pabrikan asal Jepang ini harus mencari tim baru untuk bekerja sama mulai 2026 dan akhirnya memilih Aston Martin. Mengapa?

"Kami selalu berhati-hati dalam memilih mitra kami. Dalam hal ini, saya sangat terkesan dengan kepemimpinan tim, semangat dan visi CEO, Lawrence Stroll. Dia sangat kompetitif, selalu mengincar kesuksesan. Sungguh sangat mengesankan.

"Keinginan untuk sukses tercermin dalam fasilitas baru di Kampus Teknologi AMR, tetapi juga dalam bagaimana organisasi ini telah diperkuat dalam beberapa tahun terakhir dengan staf yang jauh lebih berpengalaman. Komitmen dan dedikasi tim sangat kuat, dan ini sangat menarik bagi kami," katanya.

Bagi Koji Watanabe, baik staf sasis maupun power unit sangat dekat, meskipun ia mengakui bahwa sinergi tersebut masih dapat ditingkatkan. "Hubungan antara para insinyur saat ini sudah sangat kuat, tapi saya harap hubungan ini akan makin baik dan makin erat seiring dengan kian dalamnya proyek ini."

"Kesamaan yang ada di awal adalah semangat untuk menang, dan ketika berbicara dengan Lawrence atau anggota tim manajemen lainnya, selalu ada perasaan yang sama bahwa kami adalah satu tim. Itulah filosofi satu tim.

"Saat ini, ada insinyur Aston Martin Aramco yang bekerja di HRC Sakura, Jepang, dan insinyur HRC di Silverstone di Kampus Teknologi AMR. Kami bekerja sangat erat karena hubungan ini - ada pertukaran pengetahuan dan pengalaman yang luar biasa di antara organisasi kami," jelasnya.

Presiden Honda Racing juga mengungkapkan salah satu keuntungan dari proyek ini, yaitu perbedaan waktu yang memungkinkan mereka untuk bekerja dan membuat kemajuan selama 24 jam sehari.

"Ini adalah sesuatu yang bisa kami manfaatkan. Di Jepang, mereka bekerja, sementara di Inggris, mereka tidur, dan sebaliknya, jadi proyek ini berjalan sepanjang waktu. Ketika seseorang masuk kerja, mereka bisa menerima hasil baru dan data terbaru dari belahan dunia lain," pungkas pria asal Jepang itu, yang yakin bisa memberikan mesin yang kompetitif bagi Fernando Alonso dan Lance Stroll.

Honda RA621H

Sumber : id.motorsport.com
viewed :: 1179
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net