| » Jadwal MotoGP Jerez, Spanyol 2026 « |
|
13 Februari 2026
HEADLINE - MOBIL
Toyota Hadirkan Mobil Sport Dua Penumpang, MR2 Bangkit Lagi?
![]() Toyota kembali menggoda penggemar mobil sport dengan sinyal kuat soal kebangkitan MR2. Antusiasme itu mencuat setelah sub-merek performa perusahaan, Gazoo Racing, mengunggah video singkat percakapan internal yang memicu spekulasi luas. Video berdurasi 29 detik berbahasa Jepang tersebut menampilkan dialog antara seorang karyawan Toyota dan ketua perusahaan, Akio Toyoda. Saat ditanya soal mobil barunya, Toyoda menjawab bahwa itu adalah mobil dua tempat duduk bermesin tengah yang ingin ia siapkan tepat waktu untuk Tokyo Auto Salon pada 9 Januari. Peran Toyoda dalam proyek-proyek performa Toyota memang tak bisa dipisahkan. Selama menjabat Presiden Toyota pada 2009–2023, ia mengawal kelahiran supercar LFA untuk Lexus, menghadirkan GT86/GR86 yang terjangkau, serta menghidupkan kembali nama Supra. Dengan nama samaran pebalap Morizo, Toyoda bahkan dikenal tak segan menguji mobil reli GR Yaris hingga batas ekstrem. Namun, publik masih harus menunggu hingga Tokyo Auto Salon bulan ini untuk mengetahui maksud unggahan misterius tersebut. Untuk memperkuat sinyal tersebut, Toyota diketahui mendaftarkan merek dagang GR MR2 pada 2025, sekaligus GR MR-S sebagai nama MR2 untuk pasar Jepang. Langkah ini menegaskan peran Gazoo Racing dalam pengembangan mobil sport bermesin tengah terbaru Toyota. Pada Tokyo Auto Salon tahun lalu, Toyota juga mengungkap bahwa mobil bermesin tengah yang tengah disiapkan akan mengusung mesin bensin empat silinder turbocharged baru. Keputusan ini menandai perubahan arah dari rencana awal mobil sport listrik murni yang sempat dipratinjau lewat konsep FT-Se pada akhir 2023. ![]() Toyota FT-Se Concept. Pilihan tersebut berseberangan dengan arah yang ditempuh merek-merek Eropa seperti Porsche, Alpine, dan Lotus yang berkomitmen menghadirkan mobil sport listrik dalam waktu dekat. Sebagai gantinya, Toyota akan menanamkan mesin bensin G20E di posisi tengah. “Mesin ini mewakili awal dari pengembangan baru yang akan berasal dari dunia motorsport sebelum kami memproduksinya. Kami selalu belajar banyak dengan cara kerja seperti ini,” ujar Kepala Teknik Toyota GR Naohiko Saito, dilansir Auto Express, beberapa waktu yang lalu. Soal performa, Toyota belum mengonfirmasi output resmi G20E. Namun, pabrikan menargetkan mesin ini lebih bertenaga dan efisien dibanding unit turbo 2,4 liter yang saat ini digunakan pada model Toyota dan Lexus di luar negeri. Ukurannya juga diklaim 10 persen lebih kecil, keunggulan penting untuk tata letak mesin tengah yang ringkas. Perkiraan awal menyebut daya sekitar 300 bhp untuk versi dasar, dengan potensi naik hingga 400 bhp pada setelan lebih agresif. Toyota bahkan menyatakan varian motorsport mesin ini mampu mendukung hingga 500 bhp, meski regulasi emisi bisa membatasi angka tersebut pada mobil jalan raya. Integrasi modul hibrida Toyota disebut-sebut dapat membuka peluang performa lebih tinggi di masa depan. Mesin akan dipasang melintang di sasis, mengikuti konfigurasi GR Yaris M Concept, dan dipadukan dengan transmisi otomatis delapan percepatan khusus Gazoo Racing. Yang juga digunakan pada model performa Toyota lainnya di pasar global. “Tata letak ini baru bagi kami, tetapi dalam pengujian awal kami menemukan kombinasi penggerak semua roda dengan mesin tengah menawarkan keseimbangan terbaik untuk performa tinggi,” ujar Saito. Dengan pengalaman tiga dekade menjual MR2 sejak pertengahan 1980-an hingga akhir 2000-an, Toyota tak kekurangan referensi historis. Namun, mobil sport anyar ini diperkirakan tampil jauh lebih kontemporer, mengadopsi inspirasi desain dari konsep FT-Se—mulai dari kaca depan rendah, kap mesin pendek, hingga buritan yang ringkas dan berotot. Sumber : voi.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
