PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal Lengkap Grand Prix F1 Kanada 2026   
04 Maret 2026
SPORTS - MOBIL
Apakah Ferrari Akan Merekrut Christian Horner?


Christian Horner sedang berupaya untuk kembali ke Formula 1. Delapan bulan setelah kepergiannya dari Red Bull Racing, pria berusia 52 tahun ini tengah merencanakan kembalinya ke paddock.

Mantan kepala tim Red Bull ini, yang berhasil meraih enam gelar juara konstruktor selama dua dekade, meninggalkan tim pada Juli 2025 setelah terlibat dalam perebutan kekuasaan. Horner menyatakan bahwa ia hanya akan kembali untuk kesempatan yang kompetitif dan lebih memilih posisi kemitraan daripada posisi pekerjaan standar.

Alpine tampaknya menjadi tujuan yang paling mungkin, dengan Horner dilaporkan menjadi bagian dari konsorsium yang sedang berdiskusi dengan MSP Sports Capital. Namun, apakah Ferrari bisa menjadi kemungkinan lain? 


Meskipun ketua Ferrari, John Elkann, secara terbuka mendukung Fred Vasseur, spekulasi terus berlanjut. Lewis Hamilton menyebut rumor tersebut sebagai gangguan, sementara Charles Leclerc menyatakan kekesalannya terhadap spekulasi yang terus berlanjut di sekitar tim.

Mantan pebalap Formula 1, Juan Pablo Montoya, menyarankan agar Scuderia Ferrari mempertimbangkan seorang figur asal Britania untuk memperkuat tim mereka. Usulan tersebut langsung memicu perhatian karena datang dari sosok yang berpengalaman di level tertinggi balap mobil.

Montoya menilai bahwa sosok Britania tersebut memiliki kualitas yang patut diperhitungkan oleh Ferrari. Dengan rekam jejak dan kapabilitas yang dimiliki, ia diyakini dapat memberikan kontribusi signifikan jika benar-benar diberi kesempatan bergabung dengan tim asal Maranello itu.

Saran ini tentu membuka ruang diskusi di kalangan penggemar dan pengamat Formula 1. Ferrari dikenal selektif dalam menentukan arah strategisnya, sehingga setiap rekomendasi dari mantan pebalap ternama seperti Montoya tidak bisa dianggap sepele.

Di sisi lain, keputusan untuk merekrut figur baru bukan hanya soal reputasi, tetapi juga kecocokan dengan struktur tim yang sudah ada. Ferrari harus mempertimbangkan banyak aspek sebelum mengambil langkah besar yang dapat memengaruhi dinamika internal mereka.

Pernyataan Montoya tersebut pada akhirnya menjadi bahan perdebatan menarik. Apakah Ferrari memang membutuhkan sentuhan baru dari sosok Britania yang dimaksud, atau justru harus tetap fokus pada rencana jangka panjang yang telah disusun sebelumnya?

Kini pertanyaannya kembali kepada publik dan pengamat: bagaimana pandangan Anda mengenai saran tersebut? Apakah Ferrari sebaiknya mempertimbangkan opsi yang diajukan Montoya, atau ada pilihan lain yang dinilai lebih tepat untuk masa depan tim?

Sumber : ligaolahraga.com
viewed :: 1141
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net