| » Jadwal MotoGP Jerez, Spanyol 2026 « |
|
07 April 2026
HEADLINE - MOBIL
Penjualan Melejit, VW Produksi 2 Juta Molis Dalam Waktu Singkat
![]() Volkswagen mencatat tonggak penting dalam transformasi elektrifikasinya. Pabrikan asal Jerman itu resmi menyerahkan mobil listrik ke-dua juta kepada konsumen, sebuah hatchback Volkswagen ID.3 berwarna biru yang diserahkan langsung di Pabrik Transparan Dresden. Angka dua juta tentu impresif, namun yang lebih mencuri perhatian adalah kecepatannya. Volkswagen membutuhkan waktu 12 tahun untuk menjual satu juta unit mobil listrik pertamanya. Sebaliknya, hanya dalam 10 bulan, satu juta unit berikutnya berhasil dilepas ke pasar. Pada April 2025, perusahaan ini masih merayakan pencapaian satu juta unit melalui varian Volkswagen ID.3 GTX. Kurang dari setahun berselang, total penjualan langsung berlipat ganda. Jika banyak pabrikan lain butuh waktu lama hanya untuk menentukan strategi model berikutnya, Volkswagen justru bergerak agresif mempercepat produksi dan distribusi mobil listriknya. Melansir ArenaEV, beberapa waktu yang lalu, perjalanan ini sejatinya sudah dimulai sejak dekade 1980-an ketika Volkswagen bereksperimen dengan versi listrik dari Golf. Namun era elektrifikasi modern baru benar-benar berjalan pada 2013 lewat kehadiran Volkswagen e-up! yang berukuran mungil. Dalam hal kontribusi penjualan, beban terbesar ditopang oleh Volkswagen ID.4 dan saudara bergaya lebih sporty, Volkswagen ID.5. Keduanya secara kolektif menyumbang sekitar 901.000 unit penjualan global. Popularitas SUV listrik ini menunjukkan bahwa konsumen tetap menginginkan posisi duduk tinggi dan ruang kabin lega, meski beralih ke kendaraan berbasis baterai. Sementara itu, ID.3 menempati posisi kedua dengan penjualan sekitar 628.000 unit. Model ini dipasarkan terutama di Eropa dan China, karena Volkswagen menilai pasar Amerika Serikat dan Kanada lebih condong ke SUV berukuran besar. Seandainya ID.3 dijual lebih luas secara global, pencapaian dua juta unit mungkin diraih lebih cepat. Model sedan premium Volkswagen ID.7 turut menyumbang sekitar 132.000 unit. Meski tak sepopuler SUV, kehadirannya mempertegas ambisi Volkswagen untuk menjangkau berbagai segmen konsumen kendaraan listrik. Eropa masih menjadi pasar utama. Saat ini, sekitar satu dari lima mobil yang terjual di kawasan tersebut merupakan kendaraan listrik berbasis baterai, dan Volkswagen memimpin persaingan. Di Amerika Serikat, laju penjualan relatif melambat karena konsumen masih menunggu perluasan infrastruktur pengisian daya serta harga yang lebih kompetitif. Untuk menjaga momentum, Volkswagen telah menyiapkan sejumlah model baru, yakni ersi pembaruan ID.4 akan hadir dengan nama ID.Tiguan. Selain itu, perusahaan juga tengah menyiapkan mobil listrik yang lebih terjangkau seperti ID.Polo dan varian performanya, ID.Polo GTI, guna menjawab keluhan konsumen soal harga mobil listrik yang dinilai masih tinggi. Tak berhenti di situ, SUV anyar bernama ID. Cross juga sedang disiapkan, disusul versi listrik penuh dari Golf legendaris. Mengubah Golf menjadi mobil listrik akan menjadi langkah strategis besar bagi Volkswagen, mengingat model tersebut merupakan salah satu ikon terpenting dalam sejarahnya. Dengan tren pertumbuhan saat ini, bukan tidak mungkin Volkswagen menembus tiga juta unit dalam waktu relatif singkat. Jika lonjakan dari satu juta ke dua juta terasa seperti lari cepat, maka target berikutnya berpotensi diraih lebih singkat lagi. Setelah butuh 12 tahun untuk memulai, kini laju elektrifikasi Volkswagen tampaknya semakin sulit dibendung. Sumber : voi.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
