| » Jadwal Lengkap Grand Prix F1 Kanada 2026 « |
|
04 Desember 2025
HEADLINE - MOBIL
Ford Recall Lebih Dari 200.000 Ribu Unit Kendaraan
![]() Ford harus menarik kembali atau recall ratusan ribu unit kendaraan karena berbagai masalah, bahkan tidak satu pun di antaranya merupakan perbaikan perangkat lunak OTA yang sederhana. Mengutip dari laman Carscoops, beberapa waktu yang lalu, Ford harus menarik kembali total 227.006 kendaraan, dengan rincian 163.000 dari model yang terkena dampak adalah Ford Bronco yang diproduksi antara September 2020 dan November 2022. Berikutnya adalah Ford Explorer dan Lincoln Corsair serta Aviator terbaru, yang masing-masing diproduksi untuk tahun model 2025-2026. Hampir 48.000 Explorer, 5.300 Corsair, dan lebih dari 3.900 Aviator kemungkinan memiliki gelembung pada lapisan laminasi kaca depannya. Masalahnya ditelusuri hingga ke kurangnya pembuangan udara selama proses laminasi yang menyebabkan efek kepingan salju yang tentunya bisa membahayakan pengguna. Kaca depan SUV akan diperiksa dan diganti jika perlu, meskipun Ford berpendapat bahwa dalam 85 persen kasus, kepingan salju muncul dalam waktu tiga bulan, dan 50 persen terdeteksi selama PDI, sehingga tingkat kejadian akan rendah. Terakhir, Ford mengumumkan penarikan terhadap 6.900 unit van Ford Econoline 2026 setelah ditemukan adanya kekhawatiran pada sistem pencairan bunga es yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Masalah ini dinilai dapat mengurangi efektivitas pembersihan kaca depan, sehingga meningkatkan risiko berkurangnya visibilitas pengemudi saat berkendara dalam kondisi cuaca dingin. Kekhawatiran utama muncul karena sistem pencairan bunga es memiliki peran vital dalam menjaga kejernihan kaca depan. Ketika fungsinya terganggu, lapisan es atau embun dapat bertahan lebih lama, membuat pengemudi kesulitan melihat jalan dengan jelas. Dalam situasi ekstrem, kondisi ini bisa meningkatkan potensi kecelakaan, terutama di wilayah yang kerap mengalami suhu rendah. Ford menilai bahwa kualitas dan keselamatan kendaraan harus tetap menjadi prioritas, sehingga keputusan untuk melakukan penarikan dianggap langkah paling tepat. Perusahaan ingin memastikan bahwa semua unit yang berpotensi terdampak dapat diperiksa dan diperbaiki sebelum digunakan dalam situasi yang dapat menimbulkan bahaya. Hal ini menunjukkan komitmen kuat terhadap standar keselamatan. Penarikan terbaru ini tidak berdiri sendiri, melainkan mengikuti langkah sebelumnya di mana Ford juga menarik sekitar 175.000 truk dan SUV Ford serta Lincoln. Penarikan tersebut dilakukan setelah ditemukannya masalah pada deflektor angin yang berpotensi terlepas ketika kendaraan melaju. Risiko ini dikhawatirkan dapat menimbulkan bahaya bagi pengguna jalan lain. Masalah deflektor angin itu dinilai memiliki implikasi keselamatan karena komponen yang terlepas dapat mengganggu stabilitas kendaraan maupun menjadi objek berbahaya di jalan. Ford merasa perlu mengambil tindakan cepat untuk meminimalkan potensi kejadian yang tidak diinginkan. Hal ini menegaskan bahwa inspeksi mendalam terhadap komponen eksternal juga sangat penting. Serangkaian penarikan ini menunjukkan bahwa Ford tengah berusaha memastikan semua lini kendaraannya memenuhi standar keselamatan tertinggi. Baik masalah sistem pencairan bunga es maupun deflektor angin menjadi indikator bahwa evaluasi berkelanjutan sangat diperlukan. Dengan langkah proaktif tersebut, Ford ingin mempertahankan kepercayaan konsumen dan mengurangi risiko yang mungkin muncul di jalan raya. Sumber : voi.id Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
