| » Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone « |
|
30 Desember 2025
SPORTS - MOBIL
Verstappen Senang Jadi Ujung Tombak Red Bull Lawan McLaren
![]() Max Verstappen mengatakan bahwa ia akan selalu memilih pebalap nomor satu sebagai bos tim Formula 1 dan menjelaskan mengapa menghadapi Lando Norris dan Oscar Piastri sendirian justru membantunya. Max Verstappen mengatakan bahwa menjadi satu-satunya mobil Red Bull yang menghadapi dua pebalap McLaren untuk gelar Formula 1 2025 merupakan sebuah keuntungan, bukan kerugian. Pada tahun 2025, Red Bull mencoba pertaruhan terbarunya untuk mengatasi sindrom kursi kedua, tetapi setelah dua akhir pekan yang buruk, Liam Lawson dengan kejam digantikan oleh Yuki Tsunoda. Pebalap Jepang itu juga berjuang untuk menemukan stabilitas dalam penampilan dan hasilnya, dan telah diturunkan ke peran cadangan untuk tahun 2026 saat Red Bull beralih ke Isack Hadjar. Itu berarti Verstappen menghadapi dua McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri, seorang diri saat ia melancarkan comeback yang tidak mungkin terjadi dalam perebutan gelar di paruh kedua musim ini. Namun, meskipun Tsunoda tidak menjadi faktor di depan yang memberi Red Bull kartu strategi tambahan untuk dimainkan, Verstappen merasa perannya sebagai pebalap terdepan justru membantunya. "Ketika Anda sendirian, Anda bisa melakukan serangan, Anda bisa jauh lebih agresif. Saya selalu lebih suka itu," jelasnya kepada Viaplay. "Dengar, jika Anda sedikit setara dengan mobil, maka saya berharap keduanya (pebalap McLaren) beruntung, karena dengan begitu Anda bisa menentukannya sendiri." ![]() Max Verstappen, Red Bull Racing Verstappen menunjukkan bahwa Norris dan Piastri mengambil banyak poin dari satu sama lain dalam pertarungan mereka melawan pebalap asal Belanda tersebut, dengan perlakuan yang sama dari McLaren terhadap kedua pebalap yang makin memperumit keadaan di sisi strategi. Itulah mengapa sebagai team principal, ia selalu menunjuk pebalap nomor satu. "Jika saya adalah seorang bos tim, saya akan selalu menempatkan pebalap nomor satu dan dua yang jelas," jelas juara F1 empat kali ini. Tentu saja, pebalap nomor dua yang masih memiliki poin yang cukup untuk bersaing memperebutkan gelar juara konstruktor. Tapi yang jelas nomor satu dan dua. "Karena McLaren memiliki dua pebalap, mereka memberikan beberapa hal dengan strategi mereka. Jadi, tentu saja, kami juga diuntungkan dengan hal tersebut." Sumber : id.motorsport.com
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
