PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal Lengkap Grand Prix F1 Kanada 2026   
12 Januari 2026
HEADLINE - MOBIL
Produksi BYD Melonjak: Tembus 15 Juta Unit


Produsen otomotif asal Cina, BYD, kembali menorehkan pencapaian besar di industri kendaraan listrik global. Perusahaan ini mengumumkan total produksi kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV) telah melampaui angka 15 juta unit, yang mencakup mobil listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV) serta plug-in hybrid (PHEV) dari seluruh lini mereknya.

Mengutip laman Carnewschina, beberapa waktu yang lalu, angka tersebut menempatkan BYD jauh di atas sejumlah raksasa otomotif dunia. Produksi kumulatif NEV BYD bahkan melampaui total kendaraan listrik Tesla yang berada di kisaran 8,1 juta unit, serta Volkswagen Group yang masih di bawah 3 juta unit BEV dan PHEV.

Capaian BYD ini mencakup dua jenis elektrifikasi sekaligus, yakni BEV dan PHEV. Sementara itu, Tesla sepenuhnya mengandalkan kendaraan listrik berbasis baterai. Dengan pencapaian ini, BYD semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu produsen NEV terbesar di dunia.


Langkah strategis BYD semakin tegas sejak 2022, ketika perusahaan memutuskan menghentikan produksi kendaraan bermesin pembakaran internal murni. Sejak saat itu, BYD sepenuhnya memfokuskan sumber daya dan inovasinya pada kendaraan elektrifikasi.

Produksi NEV ke-15 juta unit ini menjadi kontribusi penting bagi industri kendaraan listrik global. Secara keseluruhan, skala produksi BYD kini terus melampaui banyak produsen otomotif internasional, menegaskan besarnya kapasitas dan efisiensi operasi NEV yang dimiliki perusahaan tersebut.

Pada 2025, Tiongkok tercatat sebagai kontributor utama dalam produksi kendaraan energi baru atau NEV di tingkat global. Peran tersebut tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan hasil dari pengembangan industri yang konsisten, dukungan kebijakan, serta kapasitas manufaktur besar. Kondisi ini menempatkan Cina sebagai aktor kunci dalam peta produksi kendaraan listrik dunia yang terus berkembang.

Dalam konteks dominasi tersebut, produksi kumulatif BYD mengambil porsi yang sangat signifikan dibandingkan produsen lain. Volume produksi yang tinggi menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengelola rantai pasok, teknologi baterai, dan skala manufaktur. Kontribusi BYD ini turut memperkuat posisi Tiongkok sebagai negara dengan kapasitas produksi NEV terbesar secara global.

Besarnya kontribusi BYD tidak hanya berdampak pada statistik produksi semata, tetapi juga mempertegas peran Cina sebagai pusat pertumbuhan kendaraan listrik dunia. Dengan produksi yang terus meningkat, Cina semakin memengaruhi arah perkembangan industri NEV global, baik dari sisi teknologi, harga, maupun ketersediaan produk di berbagai pasar internasional.

Simak video berikut :

Sumber : avolta.id
viewed :: 1149
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net