| » Jadwal MotoGP Jerez, Spanyol 2026 « |
|
31 Maret 2026
HEADLINE - MOBIL
Masalah Baterai Yang Bisa Terbakar, Volvo Recall EX30
![]() Kabar mengejutkan datang dari Volvo Car Group yang dimiliki oleh Geely Holding asal China. Merek tersebut mulai penarikan kembali kendaraan secara global karena kekhawatiran terkait keselamatan baterai yang dipasok oleh produsen Tiongkok, Sunwoda Electronic. Mengutip dari laman Carnewschina, beberapa waktu yang lalu, Penarikan kembali ini terjadi tak lama setelah anak perusahaan Geely lainnya mengajukan gugatan besar terhadap Sunwoda terkait masalah kualitas baterai. Menurut laporan media lokal, Volvo telah mengkonfirmasi bahwa 10.440 kendaraan EX30 di pasar Inggris terpengaruh oleh potensi bahaya keselamatan pada baterai tegangan tinggi Sunwoda. Ini adalah bagian dari masalah yang lebih luas yang melibatkan 33.777 kendaraan EX30 yang diproduksi dengan sel baterai Sunwoda, di mana sekitar 0,02 persen sel dilaporkan mengalami panas berlebih. Situasi menjadi lebih mendesak setelah sebuah Volvo EX30 terbakar di sebuah dealer di Maceió, Brasil pada November 2025. Kendaraan tersebut hancur total, membutuhkan 11 petugas pemadam kebakaran dan empat truk pemadam kebakaran untuk memadamkan api. Sebagai tanggapan, Volvo telah mengeluarkan peringatan mendesak kepada para pemilik di pasar termasuk Inggris, AS, Australia, dan Afrika Selatan, menginstruksikan mereka untuk membatasi pengisian daya hingga 70 persen kapasitas untuk mengurangi risiko kebakaran sementara rencana penarikan kembali yang komprehensif sedang dipersiapkan. Sementara itu, di Afrika Selatan telah mengumumkan penarikan kembali yang memengaruhi 372 kendaraan Volvo EX30, termasuk model tahun 2024-2026 versi single-motor extended range dan dual-motor performance. Menurut Volvo Afrika Selatan, penarikan kembali ini mengatasi potensi cacat pada baterai tegangan tinggi yang, dalam kasus yang jarang terjadi, dapat menyebabkan panas berlebih saat diisi hingga tingkat tinggi, yang menyebabkan risiko pelarian termal dan potensi kebakaran. Pada tanggal 26 Desember 2025, Viridi E-Mobility Technology, anak perusahaan Geely yang bertanggung jawab atas sistem baterai, mengajukan gugatan terhadap Sunwoda. Gugatan tersebut menuduh adanya cacat kualitas pada sel baterai yang dipasok antara Juni 2021 dan Desember 2023. Sumber : voi.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
