PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal WorldSBK Belanda 2026   
21 April 2026
SPORTS - MOBIL
Senjata Baru, Mobil Balap Porsche 975 RSE Catatkan 335 Kpj


Porsche 975 RSE untuk ajang balap Formula E resmi diperkenalkan. Mobil balap single-seater ini memenuhi regulasi untuk generasi keempat kendaraan Formula E dan akan digunakan mulai musim depan.

Mobil ini dibekali tenaga 804,6 dk, sistem all-wheel drive permanen, ban baru, serta peningkatan downforce yang signifikan, membawa Formula E semakin mendekati performa mobil balap single-seater tercepat di dunia.

“Gen4 menunjukkan sejauh mana kendaraan listrik telah berkembang,” ujar Thomas Laudenbach, Vice President Porsche Motorsport. “Ketika kejuaraan ini dimulai pada 2014, setiap pebalap membutuhkan dua mobil dalam satu balapan karena satu baterai belum mampu menempuh seluruh jarak. Masa tersebut kini telah berlalu. Sejak 2024, kami mengembangkan mobil balap yang mampu menyamai level Formula 2. Kendaraan listrik tidak hanya mengejar standar yang ada, tetapi juga semakin menunjukkan keunggulannya, baik di lintasan maupun di jalan,” lanjutnya.



Untuk pertama kalinya, downforce aerodinamis secara signifikan meningkatkan grip mobil Formula E. Dikombinasikan dengan ban baru dan sistem all-wheel drive permanen, hal ini memungkinkan kecepatan menikung yang jauh lebih tinggi.

Olivier Champenois, Technical Project Leader Formula E di Porsche Motorsport, menjelaskan, “Dalam waktu sekitar satu dekade, Formula E berkembang begitu cepat hingga downforce aerodinamis kini menjadi kebutuhan. Namun, downforce selalu disertai drag yang meningkatkan konsumsi energi. Untuk menjaga efisiensi, kami menggunakan dua paket aerodinamika dengan komponen bodi yang berbeda, paket low-downforce dengan drag rendah untuk balapan, serta paket high-downforce untuk sesi kualifikasi, di mana konsumsi energi tidak menjadi faktor utama. Peningkatannya bisa mencapai hingga 150 persen dibandingkan Gen3 Evo.”

Pada generasi Formula E Porsche saat ini, yaitu Porsche 99X Electric Gen3 Evo, efisiensi drivetrain telah melampaui 97 persen. Dari baterai hingga roda, kurang dari 3 persen energi yang hilang, misalnya akibat gesekan pada komponen mekanis.

“Seiring efisiensi yang semakin mendekati sempurna, fokus pengembangan GEN4 bergeser ke aspek lain seperti bobot, daya tahan, dan biaya, serupa dengan pengembangan kendaraan listrik untuk penggunaan jalan,” jelas Champenois.


“975 RSE menghasilkan peningkatan tenaga puncak sebesar 71 persen dibandingkan pendahulunya. Pada saat yang sama, kami berhasil mengurangi bobot berbagai komponen. Meskipun lebih banyak komponen dikembangkan secara in-house dibandingkan GEN3, total bobot paket komponen hanya diperbolehkan bertambah sebesar 5 kilogram,” lanjutnya.

Dalam Formula E, pabrikan berfokus mengembangkan komponen teknis yang relevan untuk kendaraan listrik jalan raya. Pengembangan in-house mencakup software operasional, pulse inverter, motor listrik, gearbox, differential, drive shafts, serta berbagai komponen drivetrain pada axle belakang, termasuk sistem pendinginan, struktur penopang, dan suspensi.

Dengan hadirnya GEN4, beberapa komponen tambahan turut dikembangkan, seperti DC/DC converter, sistem brake-by-wire, sistem elektronik lanjutan beserta wiring looms, serta control unit untuk hydraulic differential. Untuk alasan efisiensi biaya, baterai tetap menjadi komponen standar yang tidak dapat dikembangkan oleh pabrikan.

Florian Modlinger, Director Factory Motorsport Formula E bilang, “Akselerasinya sangat impresif, dan kami memperkirakan kecepatan maksimum hingga 335 kpj. Saya sangat penasaran bagaimana respons para penggemar.”

Sumber : kabaroto.com
viewed :: 138
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
Copyright 2013 motormobile.net