| » Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone « |
|
12 Mei 2026
GARASI - MOBIL
Usai Pengujian Ekstrem, Jetour T1 Siap Mengaspal Di Indonesia
![]() Jetour T1 menunjukkan kapabilitasnya lewat serangkaian pengujian global di medan ekstrem, mulai dari ketinggian Pegunungan Andes hingga kondisi kering ekstrem di Gurun Atacama. Model ini menjadi representasi peningkatan performa berkendara dengan memadukan kenyamanan, teknologi, dan ketangguhan dalam satu paket. Dikembangkan dalam kerangka strategi global “Travel+”, Jetour T1 tidak sekadar diposisikan sebagai kendaraan, melainkan rekan perjalanan yang dirancang untuk mendukung kebebasan eksplorasi tanpa mengorbankan kenyamanan penggunaan harian di area perkotaan. Saat diuji di Pegunungan Andes dengan ketinggian di atas 5.000 meter, kendaraan harus menghadapi suhu ekstrem, tekanan udara rendah, serta kadar oksigen minim yang berpotensi menurunkan performa. Situasi ini dimanfaatkan sebagai pengujian langsung untuk mengukur kemampuan cold start, performa off-road, tenaga mesin, hingga handling. Hasilnya, mesin 2.0T turbocharged mampu menyala hanya dalam satu kali percobaan meski kadar oksigen sekitar 60 persen dari kondisi normal, menandakan adaptasi mesin yang optimal serta kalibrasi yang matang. Kemampuan di jalur ekstrem juga ditunjukkan melalui sistem XWD Intelligent All-Wheel Drive yang mampu mendistribusikan torsi secara real time, memungkinkan kendaraan melintasi medan berat seperti pasir longgar hingga area curam. Dari sisi pengendalian, kombinasi AWD, Electronic Limited Slip Differential, dan Bosch ESP 9.3 menjaga stabilitas tetap optimal meski menghadapi angin kencang dan permukaan jalan dengan traksi rendah. Pengujian berlanjut ke Gurun Atacama yang dikenal sebagai salah satu wilayah paling kering di dunia sekaligus dijuluki “driving forbidden zone”. Dengan tingkat kelembapan sekitar 5 persen, suhu ekstrem, debu garam yang bersifat korosif, serta fluktuasi suhu harian lebih dari 30 derajat Celsius, lokasi ini menjadi tolok ukur ketahanan mekanis dan stabilitas sistem kendaraan. Dalam kondisi tersebut, Jetour T1 mampu keluar dari jebakan pasir sedalam 30 cm berkat distribusi torsi hingga 390 Nm yang presisi ke keempat roda, serta mempertahankan performa stabil saat menaklukkan tanjakan hingga 30 derajat. Di sisi lain, kabin tetap terlindungi dari debu berkat penggunaan filter udara CN95 yang menjaga kualitas udara bagi penumpang tetap optimal meski melintasi badai pasir. Rangkaian pengujian ini menegaskan keseriusan Jetour dalam menghadirkan kendaraan yang telah teruji di kondisi ekstrem nyata, sekaligus memberikan rasa aman dan percaya diri bagi pengguna. “Melalui pengujian di berbagai kondisi ekstrem di dunia, kami ingin memastikan bahwa setiap teknologi dan kapabilitas yang kami tawarkan benar-benar relevan dan memberikan rasa percaya diri bagi konsumen dalam setiap perjalanan mereka. Hal ini sekaligus menegaskan komitmen Jetour untuk menghadirkan kendaraan yang tidak hanya inovatif, tetapi juga aman, tangguh, dan sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia," ujar Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia Moch Ranggy Radiansyah, dikutip dari keterangan resminya, beberapa wktu yang lalu. Sumber : voi.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
