PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal Lengkap Grand Prix F1 Kanada 2026   
23 Juli 2026
SPORTS - MOTOR
Penyebab Hakim Danish Tolak Tawaran Sejumlah Tim Moto2


Pebalap Moto3, Hakim Danish, menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terburu-buru mengambil langkah promosi ke kelas Moto2 pada musim depan. Meskipun namanya mulai menarik perhatian sejumlah tim yang tertarik menggunakan jasanya, pebalap muda tersebut memilih untuk mempertimbangkan keputusan kariernya dengan lebih matang demi perkembangan jangka panjang.

Ketertarikan beberapa tim terhadap Hakim Danish menunjukkan bahwa performanya di Moto3 mendapat perhatian serius di paddock. Namun, situasi itu tidak membuatnya langsung tergesa-gesa untuk naik kelas ke Moto2. Ia lebih memilih memastikan bahwa waktu promosi yang diambil benar-benar tepat agar dapat memberikan peluang terbaik untuk berkembang dan bersaing secara kompetitif.

Hakim Danish memahami bahwa perpindahan dari Moto3 ke Moto2 merupakan langkah besar dalam karier seorang pebalap. Karena itu, ia tidak ingin hanya mengikuti momentum atau ketertarikan tim semata tanpa mempertimbangkan kesiapan diri. Meski diminati beberapa tim untuk musim depan, fokus utamanya tetap pada pengembangan performa sebelum memutuskan kapan waktu yang paling tepat untuk promosi.


1. Tolak Tawaran Tim Moto2
Sebaliknya, pebalap muda Malaysia yang masih berusia 18 tahun itu merasa masih membutuhkan satu musim lagi di Moto3 untuk meningkatkan kemampuan dan mendapatkan pengalaman.  Menurutnya, keputusan untuk tetap di Moto3 bukan karena kurang percaya diri dengan kemampuannya sendiri. Namun, pebalap Aeon Credit-MT Helmets-MSI ingin memastikan benar-benar siap sebelum pindah ke Moto2 yang lebih menantang.

"Saya ingin meningkatkan pengetahuan saya di Moto3. Jika saya pergi ke Moto2, persaingannya memang lebih menantang, jadi saya perlu berpikir matang sebelum mengambil keputusan itu," katanya melansir Berita Harian, beberapa waktu yang lalu.

Hakim Danish

Ia mengungkapkan, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan di Moto2.  "Di Moto2, ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan, terutama dalam hal mengendalikan motor yang lebih besar dan lebih bertenaga. Selain itu, ada banyak pebalap yang sangat kompetitif," ucapnya.

Ia mengungkapkan, dengan bertahan di Moto3 setidaknya semusin lagi, ia bisa meningkatkan kemampuannya.  "Jika saya bertahan di Moto3 untuk satu musim lagi, saya merasa dapat memahami lebih banyak hal, termasuk cara balapan dan meningkatkan kontrol motor sebelum pindah ke kategori berikutnya," katanya.

Namun, pebalap kelahiran Terengganu tersebut menegaskan bahwa keputusan mengenai masa depannya tidak akan diambil sendiri. Ia menyerahkan sepenuhnya penentuan langkah karier kepada Manajer ZK Racing, Zulfahmi Khairuddin, yang selama ini mengelola perjalanan profesionalnya. Dengan demikian, arah karier Hakim Danish akan diputuskan melalui pertimbangan yang dilakukan bersama manajemennya.

Sebelumnya, Zulfahmi Khairuddin mengungkapkan bahwa beberapa tim Moto2 telah menyatakan minat untuk mendapatkan jasa Hakim Danish. Ketertarikan tersebut menunjukkan bahwa performa pebalap muda asal Malaysia itu mendapat perhatian dari sejumlah tim di paddock. Bahkan, diskusi awal juga telah dilakukan untuk menjajaki peluang kerja sama dan kemungkinan promosi ke kelas Moto2.

Meski sudah ada minat dari beberapa tim serta pembicaraan awal mengenai peluang di Moto2, Zulfahmi menegaskan bahwa keputusan akhir belum ditetapkan. Ia menjelaskan bahwa langkah tersebut baru akan diambil setelah mempertimbangkan pandangan dan kesiapan Hakim Danish sendiri. Dengan cara itu, keputusan mengenai masa depan pebalap tersebut diharapkan benar-benar sesuai dengan perkembangan kariernya.

Sumber : sports.okezone.com
viewed :: 147
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net