PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal Lengkap Grand Prix F1 Kanada 2026   
23 Juli 2026
SPORTS - MOBIL
Ban DTM Baru Ini Menguji Kemampuan Porsche


Pebalap Porsche, Thomas Preining, telah menyatakan kekhawatirannya tentang dampak yang mungkin ditimbulkan oleh ban DTM baru terhadap performa tim Manthey. Setelah kritik keras terhadap Balance of Performance (BoP) di Norisring, Preining menunjukkan bahwa ban Pirelli baru , yang digunakan secara eksklusif di DTM sejak 2026, telah menghilangkan kekuatan Porsche.

Menurut Preining, “semua kelemahan yang kami miliki di Porsche telah hilang dengan ban baru. Sekarang cengkeramannya jauh lebih baik, tetapi ini menguntungkan semua tim, bukan hanya tim kami.” Ini berarti bahwa, baik dalam pertarungan roda ke roda maupun di tikungan, performa mereka telah memburuk secara signifikan.

Hilangnya keunggulan Porsche
Ban baru ini tampaknya memiliki kemampuan yang lebih besar untuk mempertahankan traksi saat pengereman. Sebelumnya, ban DHG, yang digunakan di DTM dan kategori GT3 lainnya, tidak mampu menangani gaya lateral dan longitudinal secara bersamaan, tetapi hal ini akan berubah dengan desain baru, yang memengaruhi kenyamanan berkendara Porsche, yang secara tradisional dikenal karena kelincahannya dalam pengereman dan akselerasi.


Kekhawatiran selama pengujian
Menariknya, Manthey mengalami masalah dalam pengujian ban di Vallelunga pada bulan Maret, dengan kerusakan pada roda belakang yang memaksa sesi pengujian dihentikan. Laporan menunjukkan bahwa tim tersebut menganjurkan untuk tetap menggunakan ban DHG setelah pengalaman tersebut, meskipun mereka tetap menyatakan bahwa mereka tidak sepenuhnya menentang penggunaan ban baru.

Adaptasi kendaraan
Masalah di Vallelunga mungkin muncul karena pengaturan Manthey sangat dioptimalkan untuk ban sebelumnya. Porsche 911 GT3 Evo memungkinkan banyak penyesuaian, dan Manthey mungkin telah mencapai batas potensinya dengan ban DHG. Pertanyaannya sekarang adalah apakah ban baru telah menghilangkan keunggulan tim, memaksa mereka untuk berinovasi.

Meskipun demikian, Preining berhasil memenangkan balapan pertama musim ini di Spielberg, dan ia mengaitkan keberhasilan ini dengan fakta bahwa pebalap lain belum menguasai ban baru tersebut. Saat ini ia berada di posisi kedelapan, jauh dari posisi pertama.

Perkembangan di masa depan
Pembatasan pengujian menjadi salah satu hambatan utama bagi tim dalam mengembangkan performa mobil sepanjang musim balap. Dengan jumlah hari uji yang sangat terbatas, kesempatan untuk melakukan penyesuaian kendaraan di luar akhir pekan balapan menjadi jauh lebih sedikit. Kondisi tersebut membuat setiap sesi pengujian memiliki nilai yang sangat penting bagi proses pengembangan tim.

Karena kesempatan pengujian terbatas, Manthey berusaha memaksimalkan hari uji yang dimilikinya di Nurburgring. Tim tersebut menjalani program pengujian bersama Thomas Preining dan Ricardo Feller untuk mengumpulkan data sebanyak mungkin. Setiap putaran dimanfaatkan untuk mengevaluasi setelan kendaraan serta memahami respons mobil dalam berbagai kondisi lintasan.

Pengujian di Nurburgring berlangsung dalam kondisi yang cukup bervariasi, mulai dari cuaca cerah hingga hujan. Variasi tersebut memberikan tantangan sekaligus keuntungan karena tim dapat memperoleh data dalam situasi yang berbeda. Informasi dari kondisi lintasan yang berubah-ubah menjadi penting untuk membantu tim mempersiapkan mobil menghadapi balapan berikutnya.

Setelah menyelesaikan pengujian di Nurburgring, tantangan berikutnya bagi Manthey akan berada di Oschersleben. Karakteristik lintasan di sirkuit tersebut diperkirakan dapat memengaruhi performa Porsche secara signifikan. Oleh karena itu, data yang dikumpulkan selama pengujian sebelumnya akan menjadi bekal penting untuk menentukan setelan mobil yang paling sesuai di Oschersleben.

Sumber : formularapida.net
viewed :: 159
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
Copyright 2013 motormobile.net