| » Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone « |
|
13 Agustus 2026
SPORTS - MOTOR
Francesco Bagnaia Bingung Gagal Finis Di MotoGP Inggris 2026
![]() Pebalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, mengaku masih kesulitan memahami penyebab kegagalannya menyelesaikan balapan MotoGP Inggris 2026 yang berlangsung akhir pekan lalu. Bagnaia terjatuh dan gagal finis setelah mengalami kehilangan kendali pada ban depan di tengah balapan. Hasil tersebut menjadi pukulan bagi Bagnaia setelah ia menjalani salah satu akhir pekan tersulit sepanjang musim ini. Ia mengawali balapan dari posisi ke-16, yang menjadi posisi start terburuknya pada musim 2026. Pada lap-lap awal, Bagnaia sempat kehilangan beberapa posisi. Namun, pebalap asal Italia itu kemudian naik ke posisi ke-15 setelah salah satu pebalap di depannya mengalami kecelakaan. Situasi berubah pada lap kesembilan dari total 20 lap. Bagnaia menjadi salah satu pebalap yang tidak mampu menyelesaikan balapan setelah kehilangan kendali atas bagian depan motornya. “Jujur saja, ini sangat aneh. Saya belum pernah kehilangan kendali ban depan saat keluar dari tikungan,” ujar Francesco Bagnaia, beberapa waktu yang lalu. Menurutnya, data yang diperoleh setelah insiden tersebut juga belum memberikan jawaban yang jelas mengenai penyebab kecelakaan. Ia mengatakan kehilangan kendali terjadi dalam waktu yang sangat singkat. “Saat melihat datanya, sulit untuk menemukan penyebab pastinya. Satu-satunya hal yang jelas adalah saya kehilangan kendali ban depan sepenuhnya dalam hitungan milidetik. Jadi, ini sangat aneh, tapi itulah yang terjadi,” katanya. Bagnaia mengakui hasil tersebut tidak mudah diterima. Terlebih, sepanjang akhir pekan MotoGP Inggris, performanya berada di bawah ekspektasi dan ia kesulitan menemukan kecepatan yang dibutuhkan untuk bersaing di barisan depan. “Saya kesulitan untuk—bukan sekadar menjadi cepat, karena saya memang tidak pernah tampil cepat—tapi saya kesulitan untuk sekadar mendekati posisi 10 besar sepanjang akhir pekan,” tutur Pecco Bagnaia. Ia sebenarnya melihat adanya peluang untuk mengakhiri balapan dengan finis di posisi 10 besar. Namun, masalah yang dialami sepanjang akhir pekan membuat peluang tersebut sulit diwujudkan. “Hari ini ada sedikit peluang untuk finis di 10 besar. Namun, saya sangat kesulitan, dan kami harus bangkit dari situasi ini, karena saya tidak ingin mengalami akhir pekan seperti ini lagi,” ucapnya. Ducati disebut telah melakukan berbagai upaya untuk menemukan solusi. Bagnaia mengonfirmasi bahwa timnya mencoba sejumlah perubahan, mulai dari pengaturan motor hingga sektor elektronik. Namun, langkah tersebut belum mampu mengatasi persoalan utama yang dirasakannya. “Saya mengubah segalanya. Mulai dari setup hingga aspek elektronik. Tapi masalahnya bukan di situ,” ujarnya. Masalah cengkeraman ban menjadi salah satu persoalan utama yang disoroti Bagnaia. Ia mengaku kesulitan mendapatkan grip sejak balapan pertama musim ini, sementara pebalap Ducati lainnya justru mampu memperoleh cengkeraman ban yang jauh lebih baik. “Sejak balapan pertama musim ini, saya tidak mendapatkan cengkeraman ban sama sekali; benar-benar nol. Kami tidak tahu harus berbuat apa, karena ada pebalap Ducati [lainnya] yang memiliki grip yang sangat baik,” ucapnya. “Jadi, hal ini sangat sulit dipahami.” Di MotoGP Inggris 2026, Alex Marquez dari tim Gresini kembali menjadi pebalap Ducati dengan posisi finis terbaik. Ia menyelesaikan balapan di urutan keempat, tepat di belakang trio pebalap Aprilia. Sementara itu, rekan setim Bagnaia di tim pabrikan Ducati, Marc Marquez, juga mampu menyelesaikan balapan. Marc Marquez mengakhiri balapan MotoGP Inggris dengan menempati posisi ketujuh. Sumber : gpnesia.com
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
