| » Jadwal Formula 1 Miami 2026 « | » Jadwal WorldSBK Hungaria 2026 « |
|
29 November 2025
SHOWROOM - MOBIL
Modifikasi Land Rover Series IIA 1961 Belajar Sabar
![]() "Ya ibaratnya harus siap menderita pakai Land Rover. Kalau hujan bocor, kepanasan, rem seadanya, dan mesin seadanya," canda Anto. Rada aneh memang kalau mendengar pendapatnya, karena Anto pengguna Land Rover cukup lama. "Pakai Landy itu melatih kesabaran, karena kita harus terima segala macam kekurangannya," jelas Anto. "Jadi kalau sudah bisa sabar, mau off-road di trek seberat apapun bakal tenang bukan?," tambahnya. Oo, jadi ini toh alasannya ... Saking cintanya dengan Landy, mungkin Anto salah satu pengendara Landy yang kehilangan akal. Dulu saat maraknya event Djarum Super Racing Adventure Off-road, dia satu-satunya yang pertama kali turun pakai Landy Series dengan mesin bawaan 3 metal-nya. "Namanya juga hobi bro..." cengirnya. Sebelum disiksa untuk off-road, tunggangannya tertidur lama di suatu tempat. "Waktu itu ngejogrok sampai jadi kandang ayam," terang Anto. Walaupun baunya semerbak, Anto tetap memboyong ke garasinya. Lagi-lagi karena ingin belajar sabar, he he he. Sejak tahun 1994, Landy ini resmi jadi miliknya. Perlahan mulai dibangun, memang butuh waktu tidak singkat untuk menghidupkan kendaraanya. "Maklum, selain malas bersihin kotoran ayam, harus nabung-nabung juga ngumpulin nyawa si Landy," ucap pria humoris ini. Dua tahun Anto sempat bergelut dikompetisi off-road dengan Landy. "Akhirnya harus berhenti karena sasis si Kepiting bengkok," ucap Anto menyebutkan nama tungganganya. Lagian, untuk sekarang ini Anto sudah tidak dapat kompetitif lagi dengan tunggangan tuanya. Anto pun memutuskan si Kepiting dipakai adventure off-road saja. Kebetulan saat ini ada event besar Indonesia Off-road Expedition (IOX). "Kayaknya kalau disiksa di IOX menarik juga," celetuknya. Rupanya Anto hobi menyiksa Landy .... Kali ini dia tidak terlalu idealis untuk mempertahankan kondisi asli Landy. "Ini masalahnya beda dengan kompetisi. Kalau jebol di dalam hutan, kan urusannya bisa repot juga," canda pria berambut gondrong ini. Anto sadar kalau jantung dan kaki kendaraanya sudah terlalu tua diajak aktivitas berat. Beberapa jeroan kendaraan Jepang pun dicangkokkan ke dalam tunggangannya. Untuk jantung tunggangan, Anto pilih yang berbahan bakar diesel. "Toh, mesin diesel yang dianjurkan untuk ikut di IOX, jadi ganti diesel kenapa tidak," celetuknya. Kaki-kaki juga mencari tahun yang lebih muda. Kiblatnya mengarah ke Toyota, seperti kebanyakan kendaraan yang akan disiksa di trek off-road. "Gardan sengaja pilih Toyota serie 70, lantaran dimensinya paling pas untuk Landie Series," jelasnya. Dengan racikan inipun, Anto akhirnya berhasil keluar dari trek IOX. "Walaupun akhirnya dapat award The Jungle Man di IOX, karena paling lama terjebak di hutan, ha ha ha," cengir Anto. "Kan, dibilang harus sabar pakai Landy," tutupnya. Spesifikasi Teknis Sasis : Land Rover Series IIA Mesin : Mitsubishi Diesel 4D34T Kapasitas : 3.900 CC Turbo : OEM 4D34T Gearbox : Mitsubishi Canter Transfercase : Land Rover LT230 Gardan : Toyota Serie 70 Locker : Custom Suspensi : 4 Link-Arm Custom Shockbreaker : Profender Coilovershock 12" Pelek : Toyota Bundera Custom Ban : Simex Extreme Trekker 35" Rollbar : 6 Titik Custom Bumper : Custom Toolbox : Custom Roofrack : Custom Snorkel : Custom Lampu Sorot : LED 3 Row Jok : MDS Bucket Seat Safetybelt : Crow Enterprizes Aki : Aki BTS Radio Komunikasi : Icom IC2300H GPS : Garmin Oregon 650 Winch : PTO Custom Warn 8274
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
