PT. CITRA LODOK LESTARI
     Jadwal Formula 1 Miami 2026       Jadwal WorldSBK Hungaria 2026     
27 April 2026
HEADLINE - MOBIL
Toyota Tarik 74 Ribu Corolla Cross Hybrid Karena Terlalu Senyap


Keheningan yang menjadi keunggulan  kendaraan elektrifikasi justru menjadi alasan penarikan kembali (recall) pada Corolla Cross Hybrid. Model ini dinilai terlalu senyap dalam kondisi tertentu, khususnya saat melaju mundur dengan kecepatan rendah.

Toyota Motor North America memperkirakan sekitar 74.000 unit kendaraan untuk tahun model 2023 hingga 2025 terdampak di pasar Amerika Utara. Sebagaimana dilansir dari Autoevolution, beberapa waktu yang lalu.

Masalah ini berkaitan dengan potensi ketidaksesuaian terhadap regulasi keselamatan. Dalam aturan Federal Motor Vehicle Safety Standard (FMVSS) 141, seluruh kendaraan listrik maupun elektrifikasi diwajibkan menghasilkan suara saat melaju pelan guna memperingatkan pejalan kaki, terutama mereka yang memiliki keterbatasan penglihatan.


FMVSS 141 juga menetapkan ambang minimum tekanan suara dalam rentang frekuensi tertentu agar suara sistem peringatan akustik kendaraan tetap terdengar di tengah kebisingan lingkungan. Menariknya, persoalan ini bukan disebabkan oleh komponen fisik, melainkan perangkat lunak.

Toyota memilih solusi berupa pembaruan software untuk mengatasi hal tersebut. Namun, proses pembaruan ini harus dilakukan melalui dealer resmi Toyota Motor North America menggunakan port OBD-II.

Pabrikan akan mengirimkan pemberitahuan kepada pemilik maupun penyewa kendaraan terdampak melalui surat resmi pada Mei 2026. Selain itu, pelanggan juga dapat memeriksa status kendaraan mereka dengan memasukkan nomor VIN 17 digit untuk memastikan apakah unitnya termasuk dalam program recall.

Untuk pertanyaan lebih lanjut, Toyota menyediakan layanan dukungan melalui telepon maupun kanal daring. Sejak April 2026, produksi Corolla Cross Hybrid bersama versi mesin pembakaran internalnya dilakukan di fasilitas Mazda Toyota Manufacturing di Huntsville, Alabama.

Pabrik ini merupakan hasil kerja sama 50:50 antara dua produsen otomotif, dengan dua lini produksi bernama Apollo untuk Corolla Cross dan Discovery untuk Mazda CX-50. Produksi Corolla Cross dimulai pada September 2021, disusul CX-50 pada Januari 2022, dengan kapasitas tahunan mencapai 300.000 unit.

Di pasar Amerika Serikat, Corolla Cross mencatat penjualan 99.798 unit sepanjang tahun lalu, meningkat tipis 0,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, varian hybrid berkontribusi sebesar 20.550 unit. Model hybrid ini tersedia dalam tiga pilihan trim, yakni S, SE, dan XSE sebagai varian tertinggi.

Secara spesifikasi, Corolla Cross Hybrid mengusung mesin 2.0 liter naturally aspirated yang dipadukan dengan sistem hybrid. Varian S hadir dengan velg 17 inci, lampu depan LED proyektor dengan fitur lampu jauh otomatis, jok berbahan kain, AC manual, serta layar infotainment 8 inci.

Naik ke varian SE, konsumen mendapatkan tambahan seperti roof rail, kaca film, spion elektrik berpemanas, setir berlapis kulit, paddle shifter, kontrol iklim otomatis, ambient lighting, hingga pengisi daya nirkabel.

Sementara itu, varian XSE menawarkan fitur lebih premium seperti velg 18 inci, lampu depan bi-LED dengan DRL LED, serta lampu kabut LED. Fitur lainnya mencakup jok pengemudi elektrik 10 arah, kursi depan berpemanas, setir berpemanas, AC dual-zone, layar multimedia 10,5 inci, dan panel instrumen digital berukuran lebih besar.

Dengan sistem penggerak semua roda sebagai standar, Corolla Cross Hybrid tetap menjadi salah satu crossover paling efisien dengan konsumsi bahan bakar gabungan mencapai 42 mpg atau sekitar 5,6 liter per 100 km.

Sumber : voi.id
viewed :: 168
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net