PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone   
06 November 2025
SPORTS - MOTOR
Alex Marquez: Ada Dua Cara Jadi Rekan Setim Marc, Iri Atau Kagum


Alex Marquez akan menunggangi motor pabrikan Ducati pada MotoGP 2026, sebuah lompatan dalam kualitas bagi seorang pebalap yang melihat dirinya mampu memimpin tim pabrikan di 2027.

Saatnya untuk merayakan Alex Marquez. Dengan dua Grand Prix tersisa di musim 2025, di mana ia telah menegaskan dirinya sebagai salah satu rider yang patut diperhitungkan di MotoGP, pebalap Spanyol itu mengunci runner-up yang sudah lama ditunggu-tunggu di Malaysia untuk melengkapi tahun yang nyaris tak terkalahkan bagi keluarganya, dengan gelar kesembilan yang diraih kakaknya, Marc, di Jepang sebelum mengalami cedera.

Namun, pebalap bernomor 73 ini juga harus memikirkan masa depanl. Saat ditanya oleh media, termasuk Motorsport.com, pada Kamis lalu dalam sebuah konferensi pers yang diadakan di Madrid, yang diselenggarakan oleh sponsornya, Estrella Galicia 0.0, mengenai tahun ini dan musim berikutnya.


Alex memulai dengan berbicara tentang motor yang memungkinkannya meraih prestasi seperti itu, Desmosedici GP24 yang telah dikukuhkan sebagai motor sempurna, dan membahas perbedaannya dengan GP25, yang lebih kompleks untuk Francesco Bagnaia dan Fabio Di Giannantonio.

"GP24 adalah cinta pada pandangan pertama. Saya tidak pandai mengekspresikan apa yang saya rasakan, tapi Anda bisa melihat senyum di wajah saya di balik helm. Saya rasa perbedaannya dengan GP25 sangat jelas. GP25 adalah sebuah evolusi, dengan bagian-bagian yang bisa dipilih oleh setiap rider. Setiap pebalap bisa memutuskan untuk memiliki GP24, ini lebih ke arah perasaan. Apa yang kami lihat dalam data adalah perbedaannya sangat minim," ucapnya.

Performa yang fantastis telah membuatnya memiliki motor resmi, GP26, untuk musim depan. Faktanya, pebalap Cervera mengambil kesempatan di Sepang untuk menawarkan diri kepada Ducati, seandainya tim Borgo Panigale ingin melanjutkan pengembangan, meskipun itu berarti menguji suku cadang dari tahun ini yang telah dibuang oleh para pengendara prototipe pabrikan.

"Tentang pengujian (suku cadang baru), kami belum tahu. Kami menawarkan untuk menguji sesuatu lagi jika para pebalap resmi telah membuangnya. Soal status, saya tak peduli apakah saya punya kontrak dengan Gresini Racing atau Ducati, yang penting saya punya motor pabrikan, dan itulah yang akan saya miliki. Untuk 2027, kita lihat saja nanti, semua kontrak masih terbuka dan kita lihat saja nanti," jelasnya.

Alex Marquez, Gresini Racing

Juara Moto3 dan Moto2 ini juga ditanya apakah ia merasa siap untuk memimpin sebuah proyek, bahkan jika itu di luar Ducati, di mana saudaranya menjadikan dirinya sebagai referensi. Alex Marquez menjawab, "Saya pikir saya memiliki pengalaman untuk memimpin sebuah tim pabrikan". Ia tahu manfaat dari apa yang dia lakukan, meskipun beberapa orang meremehkannya. 

"Bukan sesuatu yang membuat saya terjaga di malam hari apakah karier saya dihargai atau tidak. Saya pernah mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa saya tidak tahu bagaimana menjual diri saya dengan baik," lanjutnya.

"Ada pebalap yang akan memenangi balapan, yang tidak memikirkannya, dan akan mengatakan ya. Saya tidak. Saya sangat realistis. Saya sangat realistis, terkadang itu bagus dan terkadang tidak. Nilai harus diberikan oleh orang-orang, saya tahu nilai yang dimilikinya."

Setelah itu, Alex Marquez mengambil kesempatan, dari sudut pandangnya sebagai rekan satu tim Marc pada 2020 dan 2024, untuk mengomentari bagaimana menghadapi tantangan dengan kaliber seperti itu.

"Kita telah melihat versi terbaik dari diri saya sekarang. Setiap tahun, Anda menjadi sedikit lebih baik. Tapi, kami harus terus berkembang, dan akan menarik untuk melihat sejauh mana kami bisa memacu, dengan motor yang sama dengan Marc. Ada dua cara untuk menjadi rekan setimnya: Anda cemburu padanya dan berkata, ‘Dia melakukan ini dan saya akan melakukan apa yang dia lakukan, karena saya melakukannya‘, atau filosofi lain, yaitu melihat dia, apa yang dia lakukan dengan baik, dan belajar. Itulah mengapa tahun lalu saya tampil lebih baik (dengan melihat dan belajar)."

Terakhir, menjelang akhir musim, Alex Marquez akan mengambil kesempatan untuk tidak terlalu gugup saat balapan di Portimao dan Valencia. "Sekarang, ada dua balapan yang bisa dinikmati tanpa tekanan. Di Malaysia, bahkan bulu mata saya bergetar pada Sabtu. Saya ingin menikmati diri saya sebanyak mungkin. Pertama sampai Cheste, dan mulai Selasa dan seterusnya kami akan bekerja menuju 2026," pungkasnya.

Sumber : id.motorsport.com
viewed :: 1192
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net