| » Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone « |
|
17 Oktober 2026
HEADLINE - MOBIL
BYD Bidik Empat Pabrik Di Eropa, Tiga Untuk Mobil Dan Satu Untuk Baterai
![]() BYD menyiapkan ekspansi besar di Eropa dengan rencana membangun tiga pabrik perakitan kendaraan dan satu pabrik baterai. Langkah ini dilakukan saat penjualan perusahaan di pasar China menurun, sementara pengiriman ke luar negeri justru meningkat. Antara, disitat, beberapa waktu yang lalu yang mengutip Carscoops, menyebut, rencana tersebut disampaikan penasihat BYD untuk operasional Eropa sekaligus mantan eksekutif Fiat Chrysler, Alfredo Altavilla. “Dalam jangka panjang, kami akan membutuhkan tiga pabrik perakitan dan satu pabrik baterai. Jelas, hal ini tidak akan terjadi dalam semalam,” kata Altavilla. Ia mengatakan fasilitas tambahan dibutuhkan untuk mengejar target penjualan sekaligus memenuhi ketentuan yang berlaku di Eropa. BYD telah menyelesaikan pembangunan pabrik di Szeged, Hungaria, dan memulai produksi percobaan. Pabrik itu memiliki kapasitas hingga 200.000 kendaraan per tahun. Produksi skala besar ditargetkan mulai pada November atau Desember 2026. BYD juga mulai berdiskusi dengan produsen mobil dan Pemerintah di Spanyol, Prancis, serta Italia untuk mencari lokasi pabrik berikutnya. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah mengambil alih fasilitas yang kapasitasnya belum dimanfaatkan penuh, bukan membangun pabrik baru dari awal. Altavilla mengatakan BYD ingin menentukan lokasi fasilitas manufaktur kedua sebelum akhir tahun ini. Setelah itu, perusahaan akan memutuskan apakah lebih dulu membangun pabrik perakitan ketiga atau pabrik baterai lokal. BYD sebelumnya juga mengumumkan rencana pembangunan pabrik di Manisa, Turki, dengan kapasitas 150.000 kendaraan per tahun. Produksi semula ditargetkan mulai akhir 2026, tetapi pembangunan fasilitas tersebut kini ditangguhkan hingga waktu yang belum ditentukan. Ekspansi BYD di pasar Eropa berlangsung di tengah melemahnya penjualan perusahaan di pasar domestik China. Sepanjang tahun ini, penjualan BYD di dalam negeri tercatat turun 32,7 persen menjadi 1,505 juta unit. Kondisi tersebut menunjukkan adanya penurunan penjualan di pasar domestik ketika perusahaan terus memperluas jangkauan bisnisnya ke pasar internasional. Di tengah penurunan penjualan domestik, BYD justru mencatat peningkatan tajam dalam penjualan kendaraan di luar China. Perkembangan ini menjadi kontras dengan kondisi pasar dalam negeri perusahaan yang mengalami penurunan sebesar 32,7 persen sepanjang tahun ini. Penjualan domestik BYD tercatat mencapai 1,505 juta unit, sementara pasar internasional menunjukkan pertumbuhan yang lebih kuat. Untuk sepanjang 2026, BYD memperkirakan penjualan internasionalnya dapat mencapai 1,9 juta hingga 2 juta kendaraan. Proyeksi tersebut menunjukkan besarnya peran pasar luar China dalam strategi penjualan perusahaan. Di saat penjualan domestiknya melemah, BYD terus mengandalkan ekspansi internasional, termasuk di Eropa, sebagai salah satu bagian penting dari perkembangan bisnisnya. Sumber : voi.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
