PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone   
15 November 2025
SPORTS - MOTOR
Aprilia Tak Khawatir Sukses Bezzecchi Akan Halangi Martin


Hari Senin kemarin, Jorge Martin menjalani pemeriksaan medis untuk mengetahui apakah ia dapat kembali ke setang Aprilia untuk GP Valencia akhir pekan depan dan tes resmi setelahnya. 

Pabrikan yang berbasis di Noale ini sedang menikmati momen manis, dengan Marco Bezzecchi yang memenangi balapan dan mengakhiri musim yang luar biasa di podium kejuaraan dunia, hanya kalah dari kakak beradik Marc Marquez dan Alex Marquez. Namun, Massimo Rivola, CEO tim MotoGP Aprilia tidak melupakan pebalapnya yang lain, pebalap Spanyol Jorge Martin, yang absen hampir sepanjang musim karena cedera.

Juara MotoGP 2024 ini menunjukkan perkembangan positif setelah diperiksa Dokter Xavier Mir, yang mengoperasi bahunya yang cedera di Jepang. Sebelum turun di MotoGP Valencia dan tes pascamusim, Martinator harus mengantongi izin dari tim medis Kejuaraan Dunia, yang dipimpin Dr Angel Charte.


"Kita akan tahu lebih banyak minggu depan, di awal minggu. Saya tentu saja berharap demikian, karena kami membutuhkannya untuk menjalani tes yang baik pada hari Selasa," jelas Rivola pada Minggu di paddock Portimao. "Itu adalah prioritasnya, tapi kami harus menunggu hasil tes medis," kata sang eksekutif.

"Ini tidak akan mudah baginya. Ia melewatkan musim ini, jadi kami harus memberinya waktu. Dengan hasil enam bulan terakhir, dan dengan semua orang berharap musim akan dimulai awal tahun depan," tambah pria asal Italia itu.

Marco Bezzecchi, Aprilia Racing

Rivola sangat senang dengan penampilan Bezzecchi, sebuah pertaruhan yang berhasil dengan sempurna. "Sejujurnya, saya selalu berpikir bahwa Marco adalah pebalap yang spesial. Jika Anda mau, saya beruntung karena dia mengalami musim yang buruk tahun lalu, jadi tidak ada yang menduganya."

"Dan hari ini terlihat seperti sebuah kejutan. Kita lihat saja bagaimana dia tahun depan, ketika ada ekspektasi padanya. Tapi, saya pikir dengan sikapnya, cara dia bekerja dengan kami, dia hanya bisa melakukannya dengan baik. Jadi saya sangat yakin tahun depan bisa lebih baik," ujarnya.

Benturan ego dengan Martin
Performa hebat Bezzecchi dan hasil yang luar biasa membuat rider Rimini itu, saat ini, menjadi rujukan dan ‘bos‘ Aprilia. Motorsport.com bertanya kepada Rivola bagaimana Martin akan menyesuaikan diri dengan masuknya kembali ke dalam tim, karena semua pebalap memiliki ego masing-masing.

"Saya pikir Jorge memiliki semua kualitas untuk mencapai level yang sangat tinggi, seperti Marco. Yang harus ia lakukan, dan ia tahu betul, adalah bersabar dengan dirinya sendiri. Satu-satunya batasan Jorge adalah dirinya sendiri," ujarnya.

Jorge Martin, Aprilia Racing Team,
Marco Bezzecchi, Aprilia Racing Team

"Kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk memberinya waktu, kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk membuatnya dalam kondisi yang lebih baik. Kami akan melakukan yang terbaik untuk membuatnya mengerti bahwa kami ada di sini untuknya. Jelas, tidak hanya untuknya, tetapi juga untuk Marco. Dan kami akan menempatkan mereka berdua dalam kondisi yang sama," lanjut bos Aprilia itu.

"Marco sudah menjalani satu musim penuh, dan Jorge sudah tak membalap selama setahun. Jorge adalah rider dengan insting luar biasa. Kualifikasi dan penampilannya selalu lebih unggul, karena ia mampu tampil eksplosif. Ini menyiratkan karakter tertentu."

"Pada bulan-bulan pertama tahun depan, kami harus mencoba mengendalikan karakter tersebut, seperti kuda pacu yang harus dijaga. Tapi lebih baik memiliki kuda pacu dan mencoba mengendalikannya, daripada keledai dan mencoba memaksanya," ia membuat perumpamaan.

Kini setelah memiliki motor yang kompetitif dan pebalap yang menang, Aprilia tidak menyesal telah bersikukuh untuk tidak melepas Martin ketika ia memintanya beberapa bulan lalu. "Saya rasa kami telah menunjukkan hal itu kepadanya, dan saya rasa ia memiliki motivasi maksimal untuk kembali kepada kami dan membangun masa depannya," ujar Rivola.

"Sayangnya, di musim seperti musimnya, saya tidak mengharapkan hal itu terjadi pada pebalap mana pun di grid, karena itu adalah penderitaan. Dan di atas semua itu, membawa nomor satu di punggungnya, itu sangat sulit."

Sumber : id.motorsport.com
viewed :: 1171
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net