| » Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone « |
|
24 Desember 2025
HEADLINE - MOBIL
GM Tarik Ribuan Kendaraan Akibat Masalah Pada Airbag
![]() General Motors (GM) menarik kembali (recall) ribuan kendaraan mereka akibat airbag yang berada di bagian atap dapat meledak sendiri dan mengakibatkan pecahan logam tajam ke dalam kabin, yang meningkatkan risiko cedera. CarsCoops pada Kamis, melaporkan bahwa kasus ini memberikan dampak terhadap 2.099 kendaraan termasuk Buick Verano 2014 dan Chevrolet Cruze 2014. Kendaraan-kendaraan tersebut dilengkapi dengan inflator airbag di rel atap yang berpotensi pecah pada sambungan las inflator. Menurut badan Pemerintah, ruang inflator di kantung udara ini mungkin terkontaminasi. Sehingga dapat menyebabkan korosi dan seiring waktu, dapat mengakibatkan retakan intergranular di dekat sambungan las. Hal ini dapat menyebabkan inflator pecah dan hanya memungkinkan sebagian udara mengembang jika terjadi kecelakaan. Belum lagi, satu atau beberapa bagian inflator dapat masuk atau keluar dari kendaraan dan berpotensi menyebabkan cedera. Komponen yang menjadi perhatian dalam kampanye penarikan ini diproduksi oleh Autoliv, pemasok sistem keselamatan yang selama ini bekerja sama dengan General Motors. Penarikan terbaru tersebut merupakan kelanjutan dari dua aksi recall sebelumnya yang telah melibatkan hampir 30.000 unit kendaraan. Langkah lanjutan ini diambil setelah evaluasi mendalam menunjukkan perlunya cakupan yang lebih luas demi menjaga standar keselamatan konsumen. Pada tahap awal, GM dan Autoliv telah melakukan penarikan terhadap sejumlah kendaraan yang dianggap berpotensi terdampak. Namun proses tersebut tidak langsung dihentikan begitu saja. Kedua pihak terus melanjutkan serangkaian pengujian lanjutan untuk memastikan tidak ada komponen lain yang luput dari pengawasan, mengingat sistem keselamatan seperti airbag memiliki peran krusial dalam melindungi penumpang. Dari hasil pengujian lanjutan tersebut, GM dan Autoliv akhirnya menemukan satu kantong udara yang berada di luar populasi kendaraan yang sebelumnya sudah ditarik. Airbag ini menunjukkan tingkat kontaminasi tertentu yang berbeda dari spesifikasi normal. Temuan tersebut memicu kekhawatiran karena berpotensi menimbulkan risiko keselamatan apabila komponen tetap digunakan dalam jangka panjang. Kontaminasi yang terdeteksi pada kantong udara tersebut dinilai cukup signifikan untuk menjadi perhatian serius. Meskipun jumlah temuan sangat terbatas, GM dan Autoliv memilih untuk tidak mengabaikan potensi bahaya sekecil apa pun. Pendekatan ini mencerminkan komitmen kedua perusahaan dalam menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama, meski harus memperluas cakupan penarikan. Atas dasar kehati-hatian yang tinggi, keputusan pun diambil untuk memperluas kampanye penarikan kembali. Langkah ini bertujuan memastikan tidak ada kendaraan dengan komponen berisiko yang tetap beroperasi di jalan. Dengan memperluas recall, perusahaan berharap dapat meminimalkan kemungkinan terjadinya insiden yang disebabkan oleh kegagalan fungsi airbag. Untuk mengatasi masalah tersebut, teknisi di diler resmi akan melakukan penggantian modul airbag yang terdampak. Proses penggantian ini dirancang agar berjalan sesuai prosedur keselamatan yang ketat dan tanpa biaya bagi pemilik kendaraan. Dengan tindakan tersebut, GM dan Autoliv berupaya mengembalikan kepercayaan konsumen sekaligus memastikan kendaraan kembali aman digunakan. Sumber : otomotif.antaranews.com
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
