PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone   
30 Desember 2025
SPORTS - MOTOR
Simoncelli: Karena Mendengarkan Grup Rossi, Bagnaia Remehkan Marquez


Pemilik SIC58 Squadra Corse, Paolo SImoncelli, mengomentari kesulitan yang dihadapi Francesco Bagnaia di musim pertamanya bersama Marc Marquez sebagai rekan setimnya. Menurutnya, juara MotoGP 2025 itu berkarakter seperti anaknya, Marco Simoncelli.

Paolo Simoncelli tidak pernah kesulitan untuk mengatakan apa yang ia pikirkan. Dalam sebuah wawancara yang baru-baru ini dengan Corriere della Sera, bos besar SIC58 Squadra Corse Moto3 memberikan beberapa pandangan menarik.

Setelah mengkritik keras pemilik baru MotoGP, Liberty Media dari Amerika Serikat, dengan mengatakan bahwa ia khawatir mereka mungkin terlalu fokus pada tontonan dan akhirnya kehilangan esensi dari balap motor, Simoncelli juga memberikan sudut pandang yang menarik tentang apa yang terjadi di lintasan pada 2025.


Dominasi Marc Marquez, begitu ia mengendarai Ducati, bukanlah hal yang mengejutkan baginya. Namun, ia tidak banyak bicara saat ditanya tentang musim Bagnaia yang mengecewakan, yang  merosot ke posisi kelima dalam klasemen kejuaraan, dengan hanya dua kemenangan. Ketika ditanya apakah yakin akan mampu melawan balik pada 2026, ia menjawab, "Mari kita berharap ia sudah tenang dengan otaknya.

Paolo Simoncelli

"Dia tidak siap menghadapi rekan sekuat itu. Pecco berasal dari kelompok Valentino Rossi dan karena  mendengarkan semua hal yang mereka katakan di kelompok itu, dia meremehkan Marquez."

"Tahun sebelumnya (2024), ia kalah dalam Kejuaraan Dunia meski memenangi 11 balapan. Ia berpikir, ‘Yang perlu saya lakukan adalah mengurangi crash.‘ Tapi, Marc di lintasan adalah binatang buas dan itu membuatnya mengalami krisis."

Pria berusia 75 tahun ini memberikan apresiasinya terhadap sang juara asal Cervera tersebut. Gaya balap Marquez mengingatkannya pada putranya, Marco, talenta yang tak terlupakan yang meregang nyawa dalam kecelakaan di Grand Prix Malaysia 2011.

"Saya tahu dia adalah yang terkuat. Saya selalu menyukainya, ia berlari dan berpikir seperti anak saya, ia tidak pernah menyerah dan selalu berusaha. Jika Marco tidak meninggal, kami akan bersenang-senang. Anda tahu apa itu pertarungan olahraga...," pungkasnya.

Sumber : id.motorsport.com
viewed :: 1249
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net