PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone   
30 Desember 2025
HEADLINE - MOBIL
Pasar Mobil Listrik Cina Sengit: BYD Raja, Merek Baru Bermunculan


Pasar kendaraan listrik di Cina kembali menunjukkan pertumbuhan positif. Menurut data terbaru pada 1 Desember 2025, penjualan New Energy Vehicle (NEV) pada November 2025 melonjak, dengan para produsen besar dan startup sama-sama mencatat angka pengiriman yang tinggi.

Disitat dari Carnewschina, paling menonjol tentu saja BYD, dengan mampu mengirim sekitar 480.186 unit NEV pada November 2025. Meskipun secara tahunan angka ini turun sekitar 5,25%, jumlah tersebut tetap menegaskan BYD sebagai raja pasar kendaraan listrik di Cina. Dari total itu, 237.540 unit adalah mobil listrik penuh (BEV), sementara 237.380 unit adalah plug-in hybrid (PHEV).

Namun, menariknya, bukan hanya pemain besar saja yang bersinar. Di urutan ketiga, Geely berhasil mendistribusikan 132.661 unit NEV, hasil gabungan dari lini Galaxy dan model listrik atau ybrid lainnya, menunjukkan bahwa strategi elektrifikasi yang dijalankan cukup membuahkan hasil.


Tak kalah agresif dibanding pemain besar, startup kendaraan listrik juga menunjukkan performa penjualan yang sangat kuat. HIMA atau Harmony Intelligent Mobility Alliance berhasil mencetak rekor dengan pengiriman mencapai 81.864 unit. Angka ini menjadi bukti bahwa pemain baru mampu menembus pasar dengan cepat, sekaligus menunjukkan tingginya minat konsumen terhadap produk EV yang ditawarkan oleh startup.

Selain HIMA, Leapmotor juga mencatatkan pencapaian yang tidak kalah impresif. Startup ini berhasil mengirimkan sebanyak 70.327 unit kendaraan listrik dalam periode yang sama. Capaian tersebut menempatkan Leapmotor sebagai salah satu pemain penting di segmen EV, sekaligus memperlihatkan bahwa strategi produk dan harga yang diterapkan mampu menarik perhatian pasar Cina.

Keberhasilan HIMA dan Leapmotor memperkuat gambaran bahwa pasar EV Cina tidak lagi didominasi satu atau dua nama besar. Startup mampu bersaing secara langsung melalui volume penjualan yang signifikan. Kondisi ini mencerminkan perubahan lanskap industri, di mana inovasi, kecepatan pengembangan, dan pemahaman pasar menjadi faktor kunci kesuksesan.

Selain dua startup tersebut, Zeekr juga mencatatkan performa penjualan yang solid. Jika digabungkan dengan Lynk & Co, Zeekr berhasil membukukan total penjualan sebanyak 55.146 unit. Angka ini menunjukkan bahwa merek dengan positioning premium sekalipun tetap mampu meraih volume besar di tengah persaingan ketat pasar kendaraan listrik Cina.

Performa penjualan dari HIMA, Leapmotor, dan Zeekr mengindikasikan bahwa persaingan di pasar EV Cina semakin sengit. Persaingan ini tidak hanya terjadi antara produsen besar yang sudah mapan, tetapi juga melibatkan para pendatang baru yang agresif. Situasi tersebut membuat pasar menjadi sangat dinamis dan penuh tekanan kompetitif.

Masuknya banyak pemain dengan capaian penjualan tinggi menandakan bahwa permintaan kendaraan listrik di Cina masih sangat kuat. Konsumen memiliki lebih banyak pilihan, baik dari sisi harga, teknologi, maupun segmen pasar. Kondisi ini mendorong seluruh produsen untuk terus berinovasi agar tetap relevan dan mampu mempertahankan pangsa pasar.

Data penjualan tersebut juga sejalan dengan estimasi China Passenger Car Association atau CPCA. Lembaga ini memperkirakan penjualan grosir NEV pada November 2025 dapat mencapai 1,72 juta unit. Angka tersebut menunjukkan kenaikan sekitar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sekaligus menegaskan pertumbuhan pasar EV Cina yang masih sangat pesat.

Simak video berikut :

Sumber : avolta.id
viewed :: 1191
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net