| » Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone « |
|
30 Desember 2025
HEADLINE - MOBIL
Upaya BYD Sealion 6 PHEV Membelah Pasar Hybrid Jepang
![]() Build Your Dreams (BYD) semakin menunjukkan keseriusannya menggarap pasar otomotif Jepang. Setelah merilis kei car listrik Racco, pabrikan asal Shenzhen, Cina ini kembali meluncurkan model elektrifikasi dengan merilis Sealion 6 Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Mengutip CNevpost, beberapa waktu yang lalu, model yang dikenal sebagai Sealion 06 DM-i di Tiongkok itu tersedia dalam dua varian, yaitu versi penggerak roda depan dan versi semua penggerak roda. Versi penggerak roda depan dilego 3.982.000 yen atau setara dengan Rp426 jutaan, sedangkan varian penggerak semua roda dibanderol 4.488.000 yen atau atau Rp480 jutaan. Menyoal spesifikasi, Sealion 6 PHEV untuk pasar Jepang memiliki dimensi panjang 4.775 mm, lebar 1.890 mm, dan tinggi 1.670 mm, dengan jarak sumbu roda 2.765 mm. Dimensi kendaraan ini disebut sedikit lebih kecil jika dibandingkan dengan Sealion 06 yang dipasarkan di Cina. Sebagai pembanding, Sealion 06 memiliki panjang 4.810 mm, lebar 1.920 mm, dan tinggi 1.675 mm. Sementara itu, jarak sumbu roda yang digunakan mencapai 2.820 mm. Perbedaan ukuran tersebut menunjukkan adanya penyesuaian proporsi agar model ini lebih sesuai dengan kebutuhan dan karakter pasar yang dituju. Perbedaan dimensi tersebut bukan sekadar angka, melainkan mencerminkan strategi BYD dalam menyesuaikan produknya. Dengan ukuran yang sedikit lebih ringkas dibanding Sealion 06 versi Cina, model ini diharapkan lebih fleksibel untuk berbagai kondisi jalan. Penyesuaian dimensi juga berpengaruh terhadap kenyamanan, kemudahan manuver, serta efisiensi penggunaan di lingkungan perkotaan. Dari sisi teknis, model ini dibekali teknologi hybrid DM generasi kelima milik BYD. Teknologi tersebut pertama kali diperkenalkan pada Mei 2024 dan menjadi salah satu fokus pengembangan BYD dalam meningkatkan efisiensi. Sistem hybrid ini dirancang untuk memaksimalkan perpaduan mesin dan motor listrik secara lebih cerdas dan responsif. Penggunaan teknologi hybrid DM generasi kelima memungkinkan konsumsi bahan bakar yang lebih rendah dibanding generasi sebelumnya. Efisiensi ini menjadi nilai jual utama, terutama di pasar yang semakin memperhatikan aspek penghematan energi dan emisi. Dengan teknologi terbaru tersebut, BYD menargetkan performa optimal tanpa mengorbankan efisiensi penggunaan sehari-hari. Selain peningkatan efisiensi, teknologi hybrid DM generasi kelima juga mencerminkan kemajuan BYD dalam pengembangan powertrain. Penyempurnaan dilakukan pada berbagai aspek, mulai dari manajemen energi hingga kinerja sistem penggerak. Hal ini menunjukkan komitmen BYD untuk terus berinovasi dan menjaga daya saing produknya di segmen kendaraan elektrifikasi. Di luar spesifikasi teknis, BYD juga memiliki rencana ekspansi yang cukup agresif di pasar Jepang. Pabrikan asal Tiongkok ini menargetkan peluncuran sebanyak tujuh hingga delapan model baru hingga tahun 2027. Rencana tersebut menandakan keseriusan BYD dalam memperluas portofolio produknya di pasar otomotif Jepang. Saat ini, BYD baru menawarkan lima model di Jepang, di mana empat di antaranya merupakan kendaraan listrik murni. Dengan tambahan model baru dalam beberapa tahun ke depan, BYD berupaya memperkuat kehadirannya. Strategi ini sekaligus menunjukkan ambisi BYD untuk menjadi pemain penting di pasar Jepang melalui kombinasi kendaraan listrik dan hybrid. Simak video berikut : Sumber : avolta.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
