PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone   
01 Januari 2026
HEADLINE - MOBIL
Ford Tarik Kembali 20.500 Unit Escape Dan Corsair PHEV


Ford kembali melakukan penarikan atau recall untuk model PHEV. Penarikan kembali ini mencakup Ford Escape produksi tahun 2020-2024 dan Lincoln Corsair produksi tahun 2021-2024 dengan mesin empat silinder 2,5 liter.

Mengutip dari laman Carscoops, beberapa waktu yang lalu, total sebanyak 20.500 unit terkena dampak dikarenakan memiliki sel baterai bertegangan tinggi yang dapat mengalami korsleting internal. Masalah seperti itulah yang dapat menghentikan laju mobil, atau, dalam kasus yang jarang terjadi, menyebabkan thermal runaway.

Penarikan kembali dengan kode nomor 25V789 ini sebenarnya merupakan tindak lanjut dari penarikan sebelumnya, nomor 24V954, yang bertujuan untuk mengatasi masalah baterai melalui pembaruan perangkat lunak Modul Kontrol Energi Baterai (BECM).


“Pembaruan tersebut mungkin tidak mencakup semua anomali sel baterai, sehingga sebagian kecil mobil memerlukan pembaruan lagi,” tulis pernyataan perusahaan. Masalah besarnya di sini tidak diragukan lagi adalah potensi korsleting. Sel apa pun yang mengalaminya dapat benar-benar menghentikan kendaraan saat melaju, sesuatu yang, tentu saja, meningkatkan risiko kecelakaan.

Pada saat yang sama, korsleting dapat memicu apa yang disebut sebagai "ventilasi termal". Hal ini tidak sama dengan thermal runaway, tetapi keduanya saling terkait erat, dan thermal runaway adalah jenis kejadian yang sangat sulit dihentikan oleh petugas pemadam kebakaran.

Sebagai informasi tambahan, Ford menegaskan bahwa potensi korsleting yang terjadi tidak berdampak pada sistem pengereman, kemudi, maupun lampu kendaraan. Ketiga komponen tersebut dipastikan tetap berfungsi normal sehingga aspek keselamatan dasar masih terjaga. Meski demikian, pihak produsen mobil asal Amerika Serikat itu mengakui masalah ini cukup serius dan saat ini masih terus melakukan investigasi mendalam guna menemukan solusi teknis yang paling tepat.

Ford juga menyampaikan bahwa proses pencarian solusi masih berlangsung dan belum ada tindakan perbaikan permanen yang bisa langsung diterapkan. Oleh karena itu, perusahaan memilih untuk memberikan imbauan sementara kepada para pemilik kendaraan. Langkah ini diambil sebagai bentuk pencegahan agar risiko yang mungkin timbul dapat diminimalkan selama masalah tersebut belum sepenuhnya teratasi secara teknis.

Mulai saat ini hingga perbaikan resmi tersedia, pemilik kendaraan disarankan untuk membatasi penggunaan daya maksimum. Ford menganjurkan agar kendaraan lebih sering dioperasikan dalam mode EV. Dengan penggunaan tenaga listrik yang lebih dominan, diharapkan beban pada sistem yang berpotensi terdampak dapat dikurangi, sehingga risiko masalah lanjutan bisa ditekan.

Imbauan tersebut bersifat sementara dan ditujukan untuk menjaga keamanan serta kenyamanan pengguna. Ford menekankan bahwa langkah ini bukan merupakan perbaikan akhir, melainkan tindakan preventif. Pabrikan berkomitmen untuk segera memberikan solusi jangka panjang setelah hasil evaluasi teknis dan pengujian internal benar-benar rampung dan dinyatakan aman.

Terkait penyebaran informasi, dealer diketahui baru menerima pemberitahuan mengenai masalah ini sehari sebelumnya. Setelah itu, Ford memastikan bahwa para pemilik kendaraan akan segera dihubungi dan diberi penjelasan resmi. Informasi tersebut mencakup potensi risiko, anjuran penggunaan kendaraan, serta perkembangan terbaru mengenai rencana perbaikan yang sedang dipersiapkan.

Sumber : voi.id
viewed :: 1202
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
Copyright 2013 motormobile.net