| » Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone « |
|
02 Januari 2026
HEADLINE - MOBIL
Penjualan BYD Tembus 50 Ribu Unit Di Inggris, Melonjak 880 Persen
![]() BYD mencapai tonggak sejarah penting di Inggris dengan penjualan menyentuh 50 ribu unit secara kumulatif, sejak kehadirannya dari 15 Maret 2023 silam. Mengutip dari laman Carnewschina, beberapa waktu yang lalu, produsen kendaraan listrik terbesar di dunia ini membutuhkan waktu 977 hari untuk mencapai tonggak sejarah ini. Perlu dicatat bahwa penjualan BYD tampaknya meningkat pada tahun 2025. Dari Januari hingga Oktober tahun ini, BYD menjual 39.103 unit di sekitar 100 toko ritel. Angka ini merupakan 78,2 persen dari total volume penjualan perusahaan selama periode kehadirannya di pasar Inggris. Sementara itu, pada bulan Oktober 2025 sendiri, berdasarkan laporan dari BBC mengungkapkan bahwa merek asal China ini mencatatkan penjualan yang sangat luar biasa, bahkan melonjak hingga 880 persen. Produk terlaris BYD di pasar Inggris saat ini adalah Seal U DM-i, sebuah SUV plug-in hybrid yang mengombinasikan mesin bensin 1,5 liter dengan motor listrik bertenaga 218 hp. Perpaduan ini membuat mobil tersebut mampu menawarkan efisiensi tinggi tanpa mengorbankan performa. Kehadiran teknologi PHEV menjadi daya tarik utama di tengah meningkatnya minat konsumen Inggris terhadap kendaraan ramah lingkungan. Dalam kurun waktu sekitar 10 bulan sejak peluncurannya, BYD Seal U DM-i berhasil mencatatkan penjualan lebih dari 10.000 unit di Inggris. Capaian tersebut tergolong impresif untuk merek asal Tiongkok yang relatif baru di pasar Eropa. Angka penjualan itu sekaligus menempatkan Seal U DM-i sebagai mobil PHEV terlaris di Inggris, mengungguli banyak merek mapan. Keberhasilan Seal U DM-i menunjukkan strategi BYD yang tepat dalam membaca kebutuhan pasar Inggris. Konsumen di negara tersebut menginginkan kendaraan hemat bahan bakar, emisi rendah, namun tetap praktis untuk penggunaan harian. Dengan harga yang kompetitif serta teknologi elektrifikasi yang matang, BYD mampu membangun kepercayaan dan memperkuat posisinya di segmen kendaraan elektrifikasi. Pada tahun depan, BYD berencana memperluas portofolio produknya di Inggris dengan meluncurkan SUV offroad bernama Denza B5. Model ini ditujukan untuk konsumen yang membutuhkan kendaraan tangguh dengan karakter berbeda dari SUV perkotaan. Kehadiran Denza B5 juga menandai langkah BYD masuk ke segmen offroad yang memiliki basis penggemar kuat. Di pasar domestik Tiongkok, Denza B5 dikenal dengan nama Fang Cheng Bao Bao 5. Mobil ini dirancang dengan kemampuan offroad yang mumpuni, baik dari sisi konstruksi maupun teknologi pendukungnya. Dengan membawa model tersebut ke Inggris, BYD berharap dapat menarik perhatian pecinta kendaraan petualang yang menginginkan alternatif baru di luar merek tradisional. Denza B5 akan mencoba bersaing langsung dengan mobil offroad legendaris buatan Inggris, yaitu Land Rover. Persaingan ini diprediksi menarik karena Land Rover memiliki sejarah panjang dan citra kuat di segmen kendaraan offroad. BYD harus mengandalkan inovasi, fitur modern, serta harga kompetitif untuk menantang dominasi merek lokal tersebut. Lebih jauh ke depan, pada tahun 2027 BYD berencana memperkenalkan merek mewahnya, Yangwang, ke pasar Inggris. Model-model Yangwang diposisikan untuk bersaing dengan merek ultra-mewah seperti Bentley dan Rolls-Royce. Langkah ini menunjukkan ambisi besar BYD untuk menembus segmen premium dan membangun citra global yang lebih prestisius. Sumber : voi.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
