| » Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone « |
|
04 Januari 2026
HEADLINE - MOBIL
BYD : Peringkat Keselamatan ANCAP Sulit Dipahami Konsumen
![]() BYD Australia menilai sistem pemeringkatan keselamatan yang digunakan Program Penilaian Mobil Baru Australasia (ANCAP) kian sulit dipahami oleh konsumen. Meski seluruh model BYD yang telah diuji memperoleh lima bintang. Namun, perusahaan membuka kemungkinan menjual kendaraan dengan peringkat empat bintang jika dianggap sesuai kebutuhan pasar. Bos BYD Australia Stephen Collins, menyebut kriteria penilaian ANCAP yang terus berkembang membuat masyarakat bingung. “Saya pikir ini membingungkan bagi pelanggan dengan semua protokol yang berbeda, setiap tahun berbeda. Saya pikir ini benar-benar membingungkan. Secara pribadi, saya rasa mereka memang punya peran, tapi ini bisa sangat membingungkan bagi pelanggan,” ucap Collins dilansir Drive, beberapa waktu yang lalu. ANCAP kini selaras dengan standar Euro NCAP dan memperbarui protokol pengujian setiap tiga tahun. Siklus berikutnya dijadwalkan berlaku awal 2026, untuk menyederhanakan pemahaman, ANCAP menerapkan masa berlaku enam tahun untuk setiap hasil penilaian. Sejumlah model dari merek besar pun akhir-akhir ini tidak mencapai peringkat maksimum. Hyundai Kona dan Inster, Kia K4, MG 3, Cupra Tavascan, dan Honda CR-V meraih empat bintang. Sementara Hyundai i30 Sedan, Jeep Avenger, dan Suzuki Swift berada pada tiga bintang sesuai standar terbaru. Collins menegaskan BYD tetap mengejar standar keselamatan tertinggi. Ini termasuk dengan menambah fitur panggilan darurat (eCall) untuk model mendatang seperti SUV besar Sealion 8. Namun, ia menilai mobil yang berbintang empat pun tetap layak dipasarkan. “Posisi kami adalah, kami ingin membuat mobil kami seaman mungkin. Maksud saya, mobil bintang empat adalah mobil yang sangat aman. Saya pikir kami lebih suka mobil bintang lima, tetapi mobil bintang empat umumnya adalah mobil yang sangat aman," ujarnya. “Saya rasa target kami akan selalu lima, tapi kalau ada mobil bintang empat, yang sesuai dengan pasar, dan memenuhi semua kriteria, itu mungkin saja. Lihat, semua ini menambah biaya yang sangat besar, namun jelas ada peran untuk itu [ANCAP]," tambah Collins. BYD bukan satu-satunya produsen yang menilai empat bintang masih dapat diterima. Mitsubishi, melalui Manajer Umum Strategi Produk Mitsubishi Australia Bruce Hampel, sebelumnya mengemukakan bahwa mencapai lima bintang saat ini menjadi semakin tidak realistis. “Beberapa OEM lain mengalami hal yang sama karena biaya yang semakin mahal untuk memberikan lima bintang, hal ini benar-benar mempertanyakan nilai yang ditawarkannya kepada pelanggan,” kata Hampel. Ia menilai peringkat empat bintang di protokol terbaru sebenarnya jauh lebih aman dibandingkan lima bintang pada generasi sebelumnya. Hampel juga menyebut meningkatnya fitur keselamatan yang wajib dipasang justru membuat sebagian pelanggan kewalahan. “Yang kami lihat sekarang, melihat semua fitur keselamatan yang tersedia bagi pelanggan, banyak dari mereka bereaksi dengan mengatakan terlalu rumit, dan ingin mematikan semuanya dengan mudah," kata Hampel. “Beberapa jenis fitur yang diwajibkan ANCAP tersebut saat ini tidak diterima dengan baik di pasar, dan ada banyak penolakan terhadap ANCAP untuk mencoba dan memoderasi ekspektasi mereka di masa mendatang," pungkasnya. Sumber : voi.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
