PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone   
05 Januari 2026
HEADLINE - MOBIL
Honda Tarik 256 Ribuan Accord Hybrid, Risiko Kehilangan Tenaga


Honda melakukan recall atau menarik kembali Accord Hybrid untuk model tahun 2023–2025 karena potensi kehilangan tenaga saat kendaraan sedang berjalan. Total ada 256.603 unit yang terdampak program recall di wilayah Amerika ini.

Dalam dokumen yang diajukan ke National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), disebutkan bahwa masalah ini bersumber dari kesalahan perangkat lunak pada Integrated Control Module (ICM). Sistem tersebut dapat mendeteksi gangguan secara keliru dan melakukan reset, sehingga tenaga ke roda dapat tiba-tiba hilang.

Honda menyampaikan bahwa hanya sekitar 0,3 persen dari total unit tersebut yang diperkirakan mengalami gangguan, dilansir dari Caranddriver, beberapa waktu yang lalu. Meski begitu, perusahaan tetap melakukan penarikan untuk memastikan seluruh kendaraan aman digunakan.


Kesalahan perangkat lunak ini diketahui muncul akibat komunikasi yang tidak sempurna dengan pemasok komponen, yang tidak sepenuhnya memahami spesifikasi CPU pada modul ICM. Kondisi tersebut membuat sistem membaca adanya “abnormalitas” secara salah, lalu memicu reset mendadak.

Sebagai langkah perbaikan, Honda telah menyiapkan pembaruan perangkat lunak pada ICM dan mulai menerapkannya pada lini produksi terbaru. Pemilik kendaraan terdampak akan dihubungi oleh dealer untuk melakukan pemrograman ulang secara gratis.

Pemberitahuan resmi kepada para pemilik kendaraan yang terdampak recall dijadwalkan mulai dikirimkan pada awal tahun 2026. Informasi ini akan disampaikan secara bertahap sesuai data kepemilikan yang tercatat, agar pemilik dapat segera mengetahui status kendaraannya. Langkah tersebut bertujuan memastikan proses recall berjalan tertib, terkoordinasi, serta meminimalkan potensi risiko keselamatan yang mungkin timbul.

Melalui pemberitahuan resmi tersebut, pemilik kendaraan diharapkan lebih waspada dan proaktif terhadap kondisi mobil yang digunakan sehari-hari. Informasi yang diterima akan memuat penjelasan mengenai potensi masalah, langkah lanjutan yang perlu dilakukan, serta arahan teknis dari pihak terkait. Dengan komunikasi yang jelas, proses penanganan recall dapat dilakukan secara lebih efektif dan transparan.

Bagi pemilik yang merasa kendaraannya termasuk dalam daftar recall, pengecekan mandiri dapat dilakukan melalui kanal resmi milik otoritas keselamatan kendaraan setempat. Kanal ini disediakan untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi akurat dan terkini. Dengan memasukkan data kendaraan, pemilik dapat memastikan status mobil tanpa harus menunggu pemberitahuan fisik.

Penyediaan kanal resmi ini juga dimaksudkan untuk mencegah kesimpangsiuran informasi yang beredar di luar sumber tepercaya. Otoritas keselamatan kendaraan menekankan pentingnya menggunakan saluran resmi agar data yang diperoleh valid. Hal ini sekaligus membantu pemilik mengambil keputusan yang tepat terkait perbaikan atau pemeriksaan lanjutan sesuai prosedur recall.

Melalui mekanisme pemberitahuan dan pengecekan tersebut, diharapkan proses recall dapat berjalan lancar dan menjangkau seluruh pemilik kendaraan yang terdampak. Kerja sama antara otoritas, produsen, dan konsumen menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Dengan demikian, aspek keselamatan tetap terjaga dan kepercayaan publik terhadap industri otomotif dapat dipertahankan.

Sumber : voi.id
viewed :: 1191
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
Copyright 2013 motormobile.net