| » Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone « |
|
23 Januari 2026
HEADLINE - MOBIL
Hyundai Tunda Rilis Mobil Listrik Baru, Tunggu Insentif Pemerintah
![]() Hyundai Motors Indonesia (HMID) siap meluncurkan mobil listrik terbaru di Indonesia. Namun, pabrikan asal Korea Selatan ini masih menunggu kepastian kebijakan Pemerintah soal insentif untuk mobil listrik karena beberapa alasan. Chief Operating Officer (COO) Hyundai Motors Indonesia Fransiscus Soerjopranoto, menyebutkan bahwa insentif dari Pemerintah sangat berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Sebab, insentif bisa membuat harga jual mobil listrik menjadi lebih terjangkau. "Kami masih punya EV. Kami masih menunggu keputusan dari regulasi Pemerintah. Apakah akan continue insentifnya atau insentifnya akan delay," kata Fransiscus Soerjopranoto, kepada wartawan di N Brand Experience Center, SCBD, Jakarta Pusat, beberapa waktu yang lalu. "Bahwa kalau kita mau dalam kondisi atau posisi bagus dalam berjualan di Indonesia Ada dua hal yang kita harus perhatikan Nah customer preference, terus kemudian yang kedua adalah government regulation atau aturan Pemerintah," lanjutnya. Pria yang akrab disapa Frans ini mengatakan bawah mobil listrik saat ini mengalami lonjakan yang cukup luar biasa. Di mana, kontribusinya sekitar 5 persen di tahun lalu dan sekarang sudah 9 persen, itu sama dengan yang hybrid. "Jadi berdua itu sudah hampir 20 persen, Nah dari situ kita lihat bahwa kita memerlukan yang namanya regulasi insentif untuk Pemerintah. Nah kan itu dimulai dari Perpres 255 tahun 2019, nah kemudian muncul regulasi Pemerintah untuk mobil EV. Nah kita akan lihat bahwa regulasi Pemerintah itu bisa nggak nanti di tahun 2026 itu bisa nggak mendorong pertumbuhan daripada industri otomotif secara total," jelasnya. Lebih lanjut, Hyundai ingin melihat bahwa ICE, hybrid dan sama EV bisa tumbuh bersamaan. Selain itu, kontribusi mobil listriknya juga sudah sangat besar dan juga ada beberapa powertrain yang mungkin akan bisa meningkatkan penjualan otomotif secara nasional. Seperti diketahui, Pemerintah sebelumnya mengucurkan insentif untuk mobil listrik. Tujuannya agar penetrasi mobil listrik bisa lebih menyasar masyarakat, dan hasilnya cukup baik. Namun Pemerintah memberikan sinyal bahwa insentif untuk mobil listrik akan disetop pada 2026. Seperti disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Selain mobil listrik, Hyundai juga siap menggebrak pasar mobil Indonesia pada awal 2026 dengan meluncurkan dua model sekaligus. Kedua model tersebut akan mengisi segmen yang berbeda, yakni satu model bermesin pembakaran internal (combustion) dan satu model bertenaga hybrid. Sumber : voi.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
