PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone   
13 Februari 2026
HEADLINE - MOBIL
Robotaxi Tesla Cybercab Terancam Ganti Nama Akibat Masalah Hak Merek


Meski mempekerjakan deretan insinyur dan tenaga ahli berbagai bidang paling cemerlang di dunia, Tesla justru tersandung pada urusan mendasar. Yakni, pendaftaran merek dagang atas nama Cybercab.

Perusahaan mobil listrik asal Amerika Serikat itu meluncurkan nama Cybercab ke publik, sebelum memastikan hak legal nama tersebut aman. Pada 10 Oktober 2024. Tesla sendiri menggelar peluncuran global robotaxi yang mereka sebut sebagai Cybercab.

Mobil tersebut diperkenalkan secara terbuka dan mendapat sorotan luas, tapi langkah administratif penting justru tertinggal. Tesla baru mengajukan permohonan pendaftaran merek dagang Cybercab ke Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat (USPTO) pada 17 Oktober 2024, atau sepekan setelah pengumuman resmi.


Masalah muncul ketika permohonan awal itu tertunda, seperti melansir Caranddriver, beberapa waktu yang lalu. Alasannya, nama Cybercab dinilai berpotensi menimbulkan kebingungan dengan paten yang telah lebih dulu dimiliki Pirelli.

Celah inilah yang kemudian dimanfaatkan pihak lain. Perusahaan minuman asal Prancis, UniBev, bergerak cepat dan mengajukan pendaftaran atas nama yang sama. Hasilnya, per 12 Desember 2025, UniBev tercatat sebagai pemegang hak merek Cybercab, baik di Amerika Serikat maupun secara internasional. Dokumen resmi permohonan Tesla menunjukkan bahwa surat penangguhan telah diterbitkan pada 14 November 2025.

Artinya, tidak ada langkah lanjutan yang diambil untuk mendorong merek tersebut menuju kepemilikan Tesla. Situasi ini sejatinya bisa dihindari jika Tesla mengamankan merek dagang sebelum mengumumkan nama Cybercab ke publik.

Kini, Tesla pun harus segera mengambil keputusan atas nama tersebut. Dengan jalan dengan membayar UniBev untuk mendapatkan kembali hak atas nama tersebut, atau memilih jalan yang lebih rumit dengan mengganti nama kendaraan otonom itu.

Meski Tesla hampir pasti akan memilih opsi pertama, pelajaran yang tersisa cukup jelas. Jika perusahaan memutuskan opsi kedua, satu hal seharusnya dipastikan lebih dulu: urusan administrasi harus beres sebelum nama baru diumumkan ke dunia.

Sumber : voi.id
viewed :: 1146
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net