PT. CITRA LODOK LESTARI
     Jadwal Formula 1 Miami 2026       Jadwal WorldSBK Hungaria 2026     
03 April 2026
HEADLINE - MOBIL
China Larang Gagang Pintu Elektronik Mobil Listrik Mulai 2027


Setelah beberapa kali kajian, China resmi melarang penggunaan gagang pintu elektronik pada kendaraan listrik mulai 2027. Desain minimalis yang pertama kali dipopulerkan lewat ini sebelumnya dianggap futuristis, namun kini dipandang berisiko setelah sejumlah kecelakaan fatal, termasuk laporan anak-anak yang terjebak di dalam kendaraan karena pintu tak bisa dibuka saat daya listrik gagal.

Mulai 1 Januari 2027, seluruh produsen diwajibkan memasang gagang pintu mekanis di bagian luar dan dalam mobil listrik yang dijual di China. Model yang sudah mendapat persetujuan dan hampir meluncur masih diberi masa transisi hingga Januari 2029 untuk menyesuaikan.

Kebijakan ini muncul usai serangkaian insiden besar, termasuk dua kecelakaan mobil listrik yang terbakar. Dalam kasus tersebut, laporan menyebut penumpang dan petugas penyelamat kesulitan membuka pintu yang sepenuhnya bergantung pada sistem elektronik.


Otoritas keselamatan kemudian melakukan peninjauan menyeluruh terhadap standar akses darurat kendaraan. Sebagaimana dilansir dari Carscoops, beberapa waktu yang lalu, aturan baru China tergolong sangat rinci.

Gagang pintu eksterior harus menyediakan pegangan tersembunyi berukuran minimal 60 mm x 20 mm agar tetap bisa digenggam secara fisik setelah kecelakaan. Di dalam kabin, tuas pembuka pintu wajib diberi label jelas dengan tanda visual cara membuka pintu dalam kondisi darurat.

Rambu interior juga ditetapkan minimal 1 cm x 0,7 cm, sementara posisi pegangan pintu, baik di dalam maupun luar harus mudah dikenali. Dengan pedoman ini, pabrikan tak lagi diperbolehkan sepenuhnya mengandalkan sistem bertenaga listrik, bahkan yang dilengkapi baterai cadangan atau kabel penarik mekanis.

Dampaknya cukup luas karena aturan baru ini, setidaknya sekitar 60 persen dari 100 kendaraan energi baru terlaris di China hingga April lalu dilaporkan masih memakai gagang pintu tersembunyi, terutama pada model-model premium. Daftar mobil yang terpengaruh termasuk Tesla Model 3 dan Model Y, BMW iX3 versi Tiongkok yang akan segera hadir, serta produk dari Nio, Li Auto, Xpeng, dan Xiaomi.

Sejumlah merek bahkan sudah mulai berbenah, model-model terbaru dari Geely dan BYD diam-diam telah kembali menggunakan gagang pintu tradisional yang terlihat. Kepala desain Tesla berkomentar beberapa bulan lalu, ketika larangan ini pertama kali diusulkan, bahwa merek tersebut sudah mengerjakan solusinya.

Namun, proses perancangan ulang tidak murah, sumber yang mengetahui pengembangan kendaraan listrik di China menyebut kepada Bloomberg bahwa adaptasi sistem pintu agar sesuai standar baru bisa menelan biaya lebih dari 100 juta yuan per model, atau sekitar 14,4 juta dolar AS. Larangan ini berpotensi mengubah lanskap desain otomotif global.

Dengan China sebagai pasar EV terbesar dunia, produsen kemungkinan memilih pendekatan seragam agar tak perlu membuat perangkat keras berbeda untuk tiap wilayah, sekaligus menekan biaya dan mempercepat pengembangan. Menariknya, aturan tersebut hanya berlaku untuk mobil listrik.

Kendaraan non-listrik masih diperbolehkan menggunakan gagang pintu elektrik, meski secara fungsi banyak yang sama-sama bergantung pada baterai 12V. Contohnya yang juga memakai gagang pintu otomatis berbasis daya listrik dan secara teoritis menghadapi risiko serupa jika baterai mati saat kecelakaan.

Dengan membatasi akses pintu otomatis pada mobil listrik, China berpeluang menghentikan tren desain ini sebelum meluas. Jika regulator Eropa atau Amerika Serikat mengikuti langkah serupa, bukan tak mungkin aturan tersebut diperluas ke semua kendaraan penumpang.

Tanda-tandanya sudah terlihat. Tesla saat ini tengah menghadapi investigasi formal terkait sistem pintunya di Amerika Serikat, sementara regulator Eropa mulai menjajaki pembatasan mereka sendiri. Jika gelombang regulasi ini berlanjut, era gagang pintu tak terlihat di mobil modern bisa jadi segera berakhir.

Sumber : voi.id
viewed :: 181
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net