| » Jadwal Formula 1 Miami 2026 « | » Jadwal WorldSBK Hungaria 2026 « |
|
11 April 2026
HEADLINE - MOBIL
Honda Batalkan Proyek 3 Mobil Listrik Baru
![]() Honda dikabarkan tengah menata ulang strategi kendaraan listriknya secara global. Disebutkan, jenama asal Jepang ini, memutuskan untuk menghentikan proyek tiga mobil listrik baru, yang digadang-gadang bakal menjadi tulang punggung penjualan di Amerika Utara. Disitat dari Carscoops, mobil listrik yang batal diproduksi Honda adalah O SUV, O Saloon, serta crossover dari merek mewahnya, Acura RSX. Pembatalan proyek elektrifikasi Honda ini, karena lesunya permintaan di pasar global terhadap mobil listrik murni. Keputusan tersebut, diambil untuk mencegah potensi kerugian yang lebih besar lagi. Namun, meskipun begitu, dengan pembatalan tiga proyek mobil listriknya tersebut, Honda juga telah menanggung kerugian yang cukup besar, yakni sekitar 2,5 triliun yen atau setara Rp 250 triliun yang berasal dari biaya pengembangan hingga investasi fasilitas prouksi. Ke depan, Honda dan Acura disebut akan lebih fleksibel dalam menentukan arah pengembangan powertrain. Selain mobil listrik murni, perusahaan berlambang huruf H ini, juga akan memberikan porsi yang lebih besar terhadap teknologi hibrida yang dinilai lebih sesuai dengan permintaan pasar saat ini. Meskipun demikian, Honda tetap menegaskan bahwa arah utama perusahaan dalam jangka panjang tidak mengalami perubahan yang mendasar. Fokus menuju mobilitas bebas emisi masih menjadi prioritas utama yang terus dijaga. Komitmen ini mencerminkan upaya berkelanjutan perusahaan dalam mendukung pengurangan emisi serta menghadirkan solusi transportasi yang lebih ramah lingkungan di masa depan. Dalam menghadapi berbagai tantangan global yang terus berkembang, Honda memilih untuk menyesuaikan langkah strategisnya agar lebih realistis dan terukur. Penyesuaian ini bukan berarti mengubah tujuan utama, melainkan memastikan bahwa setiap tahap pengembangan dapat berjalan dengan lebih stabil, sehingga perusahaan tetap mampu beradaptasi dengan kondisi pasar dan regulasi yang dinamis. Pendekatan yang dilakukan Honda mencakup kombinasi berbagai jenis teknologi kendaraan yang saling melengkapi. Perusahaan tidak hanya berfokus pada satu solusi, tetapi mengembangkan beberapa opsi sekaligus. Langkah ini diambil agar transisi menuju kendaraan bebas emisi dapat berlangsung secara bertahap tanpa mengganggu kebutuhan konsumen yang masih beragam di berbagai wilayah. Salah satu fokus utama dalam strategi tersebut adalah pengembangan mobil listrik murni atau battery electric vehicle (BEV). Kendaraan jenis ini menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi emisi karbon secara signifikan. Namun, Honda juga menyadari bahwa adopsi BEV secara luas masih memerlukan waktu, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih fleksibel dalam implementasinya. Selain BEV, Honda juga terus mengembangkan kendaraan hybrid sebagai solusi transisi yang lebih praktis. Teknologi ini memungkinkan pengurangan konsumsi bahan bakar tanpa harus sepenuhnya bergantung pada infrastruktur listrik. Dengan demikian, hybrid menjadi pilihan yang relevan bagi konsumen yang membutuhkan efisiensi namun belum siap beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik. Di sisi lain, model bermesin konvensional tetap dipertahankan dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari strategi menyeluruh. Keberadaan kendaraan ini masih dibutuhkan untuk menjangkau pasar tertentu yang belum mendukung elektrifikasi secara penuh. Dengan kombinasi berbagai teknologi tersebut, Honda berupaya menjaga keseimbangan antara inovasi, kebutuhan pasar, dan target keberlanjutan. Simak video berikut : Sumber : voi.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
