PT. CITRA LODOK LESTARI
     Jadwal MotoGP Catalunya - Spanyol 2026       Jadwal WorldSBK Autodrom Most - Ceko 2026     
14 Mei 2026
HEADLINE - MOBIL
Tak Ikut Perang Harga, GAC Fokus Pada Kualitas Dan Layanan


President of GAC International Wei Haigang menegaskan bahwa pihaknya memiliki strategi yang tepat untuk jenama kendaraan yang berada di bawah naungan GAC. Hal itu dia katakan kepada ANTARA di sela-sela gelaran Beijing Auto Show 2026 beberapa waktu lalu.

Meski tak dipungkiri, perang Harga kendaraan di China tak bisa dipungkiri, namun pihaknya berpegang teguh menghadirkan produk bernilai dan berkualitas. "Dan strategi kami, memang di China itu sebetulnya perang harga sudah lebih parah lagi dari ASEAN, tapi strategi kami dengan Indomobil itu kita tidak mau ikut perang harga dari merek-merek yang lain, kita itu harus strategi harga kita di posisi yang sudah tepat. Kita itu bukan hanya untuk menyediakan produk yang bernilai, yang ada nilai dengan harga dan kualitas yang ada nilai, jadi lebih fokus ke nilai daripada harganya yang murah," kata dia.

Pihaknya juga mengutamakan pelayanan servis kendaraan yang baik bagi konsumen. "Dan kita juga utamakan servis, jadi dengan harga yang rendah belum tentu servisnya bisa bagus, jadi kita lebih fokuskan servis dengan harga yang valuable untuk konsumen," katanya lagi.


Menurutnya, perang harga bukanlah langkah yang tepat demi keberlanjutan usaha. Kemudian pihaknya melihat bahwa Indonesia merupakan pasar yang penting bagi GAC, karenanya kolaborasi Indomobil diharapkan mampu membawa GAC berkembang dan membawa jenama ini menjadi nomor satu di Kawasan ASEAN.

Perang harga masih menjadi strategi utama yang digunakan sejumlah produsen kendaraan di pasar otomotif, termasuk pada segmen mobil listrik di Indonesia. Langkah tersebut paling banyak dilakukan oleh pabrikan asal China yang terus bersaing menawarkan harga lebih terjangkau kepada konsumen. Strategi ini diterapkan untuk menarik perhatian pasar yang semakin kompetitif dari waktu ke waktu.

Di pasar mobil listrik Indonesia, perang harga masih terus berlangsung dan menjadi bagian dari persaingan antarprodusen kendaraan. Pabrikan China menjadi pihak yang paling aktif menjalankan strategi tersebut dengan menghadirkan produk berharga kompetitif. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat posisi mereka di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik.

Produsen kendaraan, khususnya merek asal China, masih mengandalkan perang harga sebagai strategi untuk bersaing di pasar mobil listrik Indonesia. Penawaran harga yang lebih rendah dilakukan guna menarik lebih banyak calon pembeli sekaligus meningkatkan daya saing produk mereka. Kondisi ini membuat persaingan di industri kendaraan listrik semakin ketat dan dinamis.

Strategi perang harga yang dilakukan sejumlah produsen kendaraan masih terlihat jelas di pasar mobil listrik Indonesia. Banyak pabrikan China menawarkan kendaraan dengan harga kompetitif agar mampu menjangkau konsumen lebih luas. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan penjualan sekaligus memperbesar peluang mereka dalam menguasai pasar kendaraan listrik nasional.

Perang harga di segmen mobil listrik Indonesia masih menjadi langkah yang terus ditempuh berbagai produsen kendaraan, terutama merek-merek asal China. Mereka menawarkan harga yang lebih bersaing demi menarik perhatian masyarakat yang mulai mempertimbangkan penggunaan kendaraan listrik. Strategi ini juga diarahkan untuk memperluas pangsa pasar di tengah ketatnya kompetisi industri otomotif.

Langkah perang harga terus dilakukan produsen kendaraan di pasar mobil listrik Indonesia sebagai bagian dari strategi pemasaran mereka. Pabrikan China menjadi kelompok yang paling sering menerapkan cara tersebut dengan menawarkan harga lebih murah dibanding sebagian kompetitor. Tujuannya adalah untuk mendongkrak penjualan sekaligus memperluas jangkauan konsumen di berbagai daerah.

Sumber : otomotif.antaranews.com
viewed :: 168
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net