PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal Lengkap Grand Prix F1 Kanada 2026   
27 Juni 2026
HEADLINE - MOBIL
Harga Mobil Jaecoo Tetap Stabil Meski Rupiah Tertekan


Lemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) tentunya menjadi tantangan tersendiri di berbagai bidang, termsuk industri otomotif. Apalagi, bagi merek yang memamg masih mengandalkan impor.

Salah satu merek asal China yaitu Jaecoo, melalui Business Unit Director Jaecoo Indonesia, Jim Ma, menyatakan bahwa fluktuasi mata uang memang menjadi tantangan yang sedang dihadapi banyak pelaku industri otomotif. Namun demikian, hingga saat ini Jaecoo memasikan belum melakukan penyesuaian harga mobil di Indonesia dari berbagai model yang sudah hadir.

“Menurut saya semua orang sedang menghadapi masalah besar terkait mata uang. Tapi maksud saya, kami adalah merek yang sangat bertanggung jawab, baik dari Jaecoo maupun dari Chery Indonesia,” katanya, saat ditemui di kawasan PIK, beberapa waktu lalu.


Ia menjelaskan bahwa meskipun nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih bergerak secara fluktuatif, Jaecoo tetap berupaya menjaga harga produknya agar tetap kompetitif di pasar Indonesia. Menurutnya, perusahaan memahami bahwa kestabilan harga menjadi salah satu pertimbangan utama bagi konsumen ketika memilih kendaraan, sehingga strategi penetapan harga terus diperhatikan dengan cermat.

Menurut penjelasannya, perubahan kurs mata uang memang menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh industri otomotif. Meski demikian, kondisi tersebut tidak membuat Jaecoo mengabaikan kebutuhan konsumennya di Indonesia. Perusahaan tetap berusaha menawarkan harga yang sesuai agar produknya memiliki daya saing dan tetap menjadi pilihan menarik di tengah kondisi ekonomi yang berubah-ubah.

Ia menegaskan, meskipun nilai tukar mata uang sejauh ini masih sangat tidak menentu, pihaknya akan tetap memberikan harga yang tepat kepada pelanggan. Dengan langkah tersebut, Jaecoo berharap konsumen tetap memiliki kesempatan untuk memilih Jaecoo J5 tanpa harus terbebani oleh dampak fluktuasi nilai tukar yang terjadi di pasar keuangan.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa perubahan nilai tukar mata uang memang dapat memengaruhi berbagai aspek bisnis. Namun demikian, perusahaan berkomitmen untuk menjaga keseimbangan antara kondisi pasar dan kepentingan pelanggan. Karena itu, Jaecoo tetap berupaya menetapkan harga yang dinilai wajar sehingga konsumen masih dapat memilih Jaecoo J5 dengan lebih percaya diri.

Ia juga mengatakan bahwa jika diperhatikan memang terdapat perubahan akibat perbedaan nilai mata uang. Kendati demikian, hingga saat ini Jaecoo belum melakukan penyesuaian harga terhadap produk-produknya. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa perusahaan masih berupaya mempertahankan kebijakan harga yang berlaku meskipun kondisi nilai tukar mengalami perubahan.

Menurutnya, sampai sekarang konsumen dapat melihat bahwa Jaecoo belum melakukan penyesuaian apa pun terhadap harga produknya, walaupun terdapat dinamika pada nilai tukar mata uang. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjaga kepercayaan pelanggan sekaligus mempertahankan daya saing produk di pasar otomotif Indonesia yang semakin kompetitif.

Saat ini Jaecoo telah memiliki sejumlah model andalan yang dipasarkan kepada konsumen. Salah satunya adalah J5 EV yang telah mencatatkan pemesanan hingga mencapai 16.000 unit. Selain model tersebut, perusahaan juga menawarkan J5 EV dan J8 Ardis sebagai bagian dari lini produk yang dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan pasar serta memperkuat posisinya di segmen kendaraan elektrifikasi.

Sumber : voi.id
viewed :: 160
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
Copyright 2013 motormobile.net