PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal Lengkap Grand Prix F1 Kanada 2026   
08 Juli 2026
HEADLINE - MOBIL
Pimpinan Geely Mengecam Pendekatan Produksi Berbiaya Rendah


Produsen otomotif asal China Geely mengecam pendekatan produksi berbiaya rendah yang dinilainya hanya berorientasi pada keuntungan jangka pendek saja. CarnewsChina, beberapa waktu yang lalu, melaporkan bahwa Ketua Geely Holding Group Li Shufu, juga menyerukan pentingnya inovasi dan juga kualitas dalam keberlangsungan industri otomotif, seperti yang diserukan pada Forum Otomotif China Chongqing 2026.

Dalam forum tersebut, dia menjelaskan bahwa  kendaraan merupakan produk bernilai tinggi yang membutuhkan proses pengembangan dan pengujian jangka panjang. Menurutnya, pendekatan manufaktur yang mengutamakan biaya murah dan siklus produk yang terlalu cepat berpotensi menimbulkan risiko terhadap kualitas dan keselamatan kendaraan.

Dia juga menilai bahwa keselamatan yang ada di kendaraan berkaitan langsung dengan keselamatan manusia, sehingga proses rekayasa dan pengembangan harus dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.


Pernyataan tersebut muncul ketika Geely tengah melakukan konsolidasi internal melalui kerangka yang dikenal sebagai Deklarasi Taizhou. Langkah ini mencakup penutupan sejumlah entitas manufaktur yang dianggap berlebihan dan pemusatan sumber daya di bawah Geely Automobile Holdings Limited.

Menurut Li, restrukturisasi tersebut telah dirancang beberapa tahun lalu untuk menciptakan struktur perusahaan yang lebih sederhana dan efisien. Langkah tersebut juga ditujukan untuk memperkuat kemampuan Geely dalam menghadapi persaingan global yang semakin ketat, sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.

Selain memperkuat tata kelola perusahaan, Geely juga menempatkan kepatuhan terhadap regulasi serta perlindungan hak kekayaan intelektual sebagai bagian dari strategi utama perusahaan. Di tengah proses reorganisasi tersebut, kinerja penjualan Geely pada Mei 2026 menunjukkan hasil positif. 

Berdasarkan data China EV DataTracker, model Geome Xingyuan menjadi kontributor terbesar dengan penjualan mencapai 38.751 unit atau sekitar 43,4 persen dari total volume merek tersebut.

Model Atlas L berada di posisi berikutnya dengan 13.395 unit, disusul Coolray yang menyumbang sekitar 14,4 persen dari total penjualan. Sementara itu, SUV premium Monjaro mencatatkan 11.099 unit dan sedan Preface membukukan penjualan sebanyak 8.592 unit.

Sebaliknya, sejumlah model dengan volume lebih kecil seperti Panda Mini, Okavango L, Icon, Binrui, dan Boyue REV hanya memberikan kontribusi terbatas terhadap keseluruhan penjualan grup.

Sumber : otomotif.antaranews.com
viewed :: 122
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net