PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal Lengkap Grand Prix F1 Kanada 2026   
31 Juli 2026
SPORTS - MOBIL
Max Verstappen Disarankan Pilih Aston Martin Ketimbang McLaren


Masa depan Max Verstappen bersama tim Red Bull Formula 1 kembali menjadi sorotan setelah muncul pandangan bahwa pebalap asal Belanda itu akan lebih cocok memilih Aston Martin apabila memutuskan meninggalkan tim yang telah membesarkan namanya tersebut.

Pandangan itu disampaikan oleh pengamat F1 Mark Hughes melalui kolom terbarunya bertajuk The Long Run. Menurut Hughes, Aston Martin memiliki daya tarik besar karena keberadaan Adrian Newey, sosok perancang mobil legendaris yang diyakini mampu membawa perubahan besar terhadap arah pengembangan tim tersebut.

Hughes menilai tantangan membangun Aston Martin dari tahap pengembangan awal akan jauh lebih menarik dibandingkan sekadar bergabung dengan tim yang sudah memiliki mobil cepat seperti McLaren. Ia menyebut bahwa proyek Aston Martin menawarkan peluang bagi seorang pebalap top untuk ikut menjadi bagian dari transformasi besar.


“Jika saya berada di posisi Fernando Alonso, saya akan segera memastikan kontrak baru bersama Aston. Jika saya adalah Max Verstappen, saya akan lebih tertarik dengan tantangan tersebut dibandingkan hanya masuk ke mobil McLaren yang sudah cepat,” ujar Hughes dalam analisisnya seperti laporan The Race.

Menurut Hughes, keputusan Adrian Newey untuk tidak mengembangkan mobil awal musim secara bertahap menunjukkan pendekatan berbeda dibandingkan tim lain. Newey disebut memilih fokus terhadap versi pengembangan pertengahan musim atau mobil spesifikasi “B” dengan tujuan memperbaiki masalah mendasar yang menjadi penyebab keterlambatan performa Aston Martin.

Strategi tersebut dianggap menunjukkan kepercayaan diri Newey terhadap filosofi desainnya. Ia disebut tidak terlalu memperhatikan persepsi publik ketika membiarkan mobil awal musim tampil kurang kompetitif selama beberapa balapan, karena fokus utamanya adalah menemukan solusi terhadap kelemahan fundamental.

Salah satu hal yang menjadi perhatian Hughes adalah penggunaan sudut rake yang terlihat lebih besar pada mobil Aston Martin dibandingkan sebagian besar mobil lain di grid Formula 1. Newey memang dikenal memiliki ketertarikan terhadap konsep high-rake, terutama ketika masih mengembangkan mobil-mobil Red Bull pada era sebelumnya.

Namun, regulasi ground effect membuat banyak tim meninggalkan pendekatan tersebut. Tim-tim lain belum mengikuti konsep serupa karena masih menghadapi tantangan dalam menyediakan aliran udara yang cukup menuju bagian belakang mobil agar tetap stabil pada kecepatan rendah.

Hughes menjelaskan bahwa Aston Martin kemungkinan juga menghadapi persoalan aliran udara tersebut. Meski demikian, Newey tetap mempertahankan karakteristik desain itu karena percaya bahwa terdapat potensi besar yang dapat dikembangkan melalui pengumpulan data lebih lanjut selama mobil digunakan di lintasan.

Menurut Hughes, cara berpikir Newey berbeda dari kebanyakan insinyur lain di Formula 1. Meskipun beberapa pendekatannya terkadang tidak berhasil, pengalaman yang diperoleh dari proses tersebut sering menjadi dasar untuk menghasilkan solusi yang sangat kuat pada pengembangan berikutnya.

Sejarah karier Newey menunjukkan bahwa dirinya mampu mengubah konsep yang sebelumnya diragukan menjadi keunggulan kompetitif. Faktor inilah yang membuat proyek Aston Martin dinilai sebagai pilihan menarik bagi Max Verstappen apabila sang juara dunia mempertimbangkan perubahan tim di masa depan.

Dengan dukungan sumber daya Aston Martin dan pengalaman teknis Newey, proyek tersebut dipandang memiliki potensi jangka panjang. Bagi Hughes, peluang membangun sesuatu yang baru bersama tim yang sedang berkembang bisa menjadi tantangan yang lebih menggoda daripada sekadar bergabung dengan tim yang sudah berada di posisi kompetitif.

Sumber : gpnesia.com
viewed :: 117
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
Copyright 2013 motormobile.net