PT. CITRA LODOK LESTARI
     Jadwal Formula 1 Miami 2026       Jadwal WorldSBK Hungaria 2026     
22 Maret 2026
TIPS - MOBIL
Pelek Taiwan, Solusi Gaya Buat Kantong Cekak


Ganti pelek, menjadi cara instan mendongkrak penampilan mobil. Bujet tak cukup untuk beli
pelek orisinal, pilihan jatuh pada pelek replika. Untuk pilihan kedua ini, masih bisa dibagi
lagi menjadi berbagai kategori. Tapi menurut para penjual pelek, kebanyakan konsumen tanya
asal-usulnya, dan urusan ini merek Taiwan juaranya.

"Bukan soal kualitas. Kalau kualitas, antara replika sama saja, dibuat di Malaysia,
Thailand, atau lokalan sini (Indonesia). Tapi kalau merek Taiwan banyak variasinya. Mau
model apa aja juga ada. Harganya rata-rata sama, paling murah Rp 3 juta satu set," kata
Agus, pemilik toko pelek replika di Jl Raden Inten, Jakarta Timur.

Di sinilah keunggulan pelek replika. Harga bisa empat sampai enam kali lipat lebih murah
ketimbang orisinal. Misalnya BBS asli model jari-jari, harganya sudah pasti di atas Rp 10
juta. Replika Taiwan cuma Rp 3,5 juta! Agus membeberkan, banyak orang gak peduli kualitas, yang penting kelihatan mahal dan bagus untuk mobil. Banyaknya permintaan ini membuat usahanya tak pernah sepi pembeli.

"Banyak juga yang tukar tambah pelek asli (OEM) dengan pelek replika. Misalnya, pelek asli
Yaris satu set diganti replika dari Taiwan. Cuma nambah Rp 1,5 juta sudah termasuk ban,"
urai Agus.

Kualitas
Kualitas bagaimana? Jonathan dari DS Ban di Jl Kolonel Sugiono Jakarta Timur, mengatakan
bahwa kualitas jelas tidak menjamin. Tapi selama dipakai dengan kondisi yang wajar, pelek
tidak akan ada masalah.
"Pelek sebenarnya sama saja, kalau menggunakan ukuran yang tak sesuai, misalnya ukuran
kebesaran tapi ban tipis, orisinal atau replika sama-sama peyang kalau menghajar lubang.
Kalau pelek replika gampang pecah, tentunya banyak konsumen yang tidak akan membeli," jelas Jonathan.

Jose Rizal, salah satu konsumen yang kebetulan nangkring ganti pelek Taiwan di DS Ban
mengatakan kepada team momonet bahwa yang penting ketika ganti pelek adalah sadar diri.
"Selama saya memakai pelek Taiwan, gak pernah ada masalah sih. Pernah sekali, kena lubang
peyang dikit. Di-press sudah balik lagi. Yang penting memakainya nggak jorok, nggak usah
terlalu ngebut apalagi balapan, dan berusaha seminimal mungkin kena lubang besar," bebernya.
viewed :: 12496
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net