| » Jadwal MotoGP Jerez, Spanyol 2026 « |
|
22 April 2026
SPORTS - MOTOR
Toprak Dipercaya Jadi Rider Terbaik Yamaha Di MotoGP
![]() Pengamat MotoGP Chaz Davies menilai perkembangan Toprak Razgatlioglu menunjukkan tren positif dan berpotensi menjadikannya pebalap terbaik Yamaha secara konsisten mulai pertengahan musim. Ia menegaskan, peningkatan performa Razgatlioglu terlihat jelas dari satu balapan ke balapan berikutnya, meski hasil yang diraih sejauh ini belum sepenuhnya mencerminkan kemampuan sebenarnya di kelas utama. Sebagai pengamat paddock yang rutin mengikuti dinamika MotoGP, Davies menyoroti bahwa adaptasi Razgatlioglu tidak bisa dinilai secara instan. Finis di sekitar posisi ke-15 pada awal musim, termasuk saat Grand Prix Amerika Serikat, menurutnya hanyalah tahap awal. Ia menilai performa tersebut masih dipengaruhi oleh keterbatasan motor Yamaha M1 yang saat ini belum kompetitif dibanding rival. Davies memiliki kedekatan dengan Razgatlioglu sejak keduanya berada di ajang Superbike World Championship. Pengalaman itu membuatnya memahami karakter balap pebalap Turki tersebut secara mendalam. “Dia adalah talenta yang fenomenal, semua orang tahu itu,” jelas Davies di podcast Paddock Pass, dikutip hari ini, Senin, 20 April 2026. Kemampuan adaptasi Razgatlioglu menjadi poin utama yang disorot. Davies menilai sang pebalap mampu mengubah gaya berkendara secara signifikan ketika berpindah dari Yamaha ke BMW di Superbike. Dirinya tetap tampil agresif saat pengereman, tetapi juga mampu memaksimalkan aspek lain dari motor yang berbeda karakter. Hal ini menunjukkan fleksibilitas teknik yang jarang dimiliki pebalap lain. ![]() Toprak Razgatlioglu, Pramac Yamaha Selain itu, Davies juga menyinggung peran kepala kru Phil Marron dalam membantu perkembangan performa. Kolaborasi keduanya dinilai efektif dalam mengarahkan pengembangan motor sesuai kebutuhan pebalap. Hasilnya terlihat dari konsistensi kemenangan yang pernah diraih Razgatlioglu di Superbike, kontras dengan tantangan yang kini dihadapi di MotoGP. Meski demikian, Davies tetap optimistis terhadap masa depan Razgatlioglu bersama Yamaha. Ia bahkan memprediksi pebalap tersebut akan mampu melampaui rekan setimnya, termasuk Fabio Quartararo, dalam hal konsistensi performa. Menurut Davies, Razgatlioglu hanya membutuhkan waktu untuk memahami karakter lintasan MotoGP dan memaksimalkan paket yang tersedia. “Tapi saya pikir Toprak akan menemukan apa yang harus dilakukan. Atau lebih tepatnya, dia sudah menemukan caranya sampai batas tertentu,” jelas dia. “Ya, dia kesulitan karena Yamaha juga kesulitan. Tapi dia harus membandingkan dirinya dengan pebalap Yamaha lainnya. Akan butuh waktu sampai dia secara konsisten menjadi pebalap Yamaha terbaik. Dia masih perlu mempelajari beberapa trek juga. Tapi tahun depan kita akan melihat yang terbaik dari Toprak dengan ban yang DNA-nya dia kenal,” tambah Davies. Davies juga menyoroti perubahan besar yang akan terjadi pada musim 2027, ketika MotoGP beralih ke mesin 850cc dan menggunakan ban dari Pirelli. Ia menilai banyak pihak menganggap kembalinya Razgatlioglu ke karakter ban yang familiar akan menjadi keuntungan, namun ia justru memiliki pandangan berbeda. “Jujur, saya rasa itu akan menjadi kerugian, sayangnya!” jelas pria asal Wales itu. “Akan lebih baik jika dia belum pernah merasakan betapa kakunya motor MotoGP dengan ban Michelin. Tentu saja, dia tidak akan melupakan pengalaman yang didapatnya dengan Pirelli dalam setahun.” Menurut Davies, transisi kembali ke karakter ban Pirelli tetap membutuhkan proses adaptasi yang tidak singkat. Meski Razgatlioglu memiliki pengalaman panjang dengan ban tersebut di Superbike, perbedaan karakter motor prototipe MotoGP membuat situasinya tidak sesederhana yang dibayangkan. Sumber : otodream.com
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
