PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone   
30 April 2026
HEADLINE - MOBIL
Baterai Baru Chery: Jarak Tempuh Tembus 1.500 Km


Chery kembali mencuri perhatian lewat inovasi terbarunya di sektor  kendaraan listrik. Pabrikan pelat merah asal Wuhu, Cina ini, mengungkapkan pengembangan teknologi baterai generasi baru, yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 1.500 km dalam sekali pengisian daya.

Disitat dari Drive, teknologi baru tersebut, berbasis baterai solid-state yang menjadi fokus utama dalam pengembangan kendaraan listrik masa depan. Berbeda dengan baterai lithium-ion konvensional, sistem ini menggantikan elektrolit cair dengan material padat. Pendekatan ini diyakini mampu meningkatkan kepadatan energi sekaligus memberikan stabilitas yang lebih baik.

Dalam tahap pengembangan, Chery menyebut prototipe baterainya telah mencapai kepadatan energi sekitar 400 Wh/kg. Ke depan, angka ini ditargetkan meningkat hingga 600 Wh/kg, yang berarti kemampuan penyimpanan energi bisa jauh lebih besar dalam ukuran yang sama. Sebagai perbandingan, baterai yang banyak digunakan saat ini umumnya hanya berada di kisaran 250–300 Wh/kg.


Tak hanya fokus pada mobil listrik murni, Chery juga menyiapkan varian baterai lain yang ditujukan untuk model hybrid. Langkah ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya mengandalkan satu jenis teknologi, tetapi berupaya menghadirkan berbagai solusi energi untuk menjawab kebutuhan pasar yang beragam.

Pengembangan varian baterai untuk model hybrid ini menjadi bagian dari strategi Chery dalam memperluas jangkauan produknya. Dengan menghadirkan teknologi yang fleksibel, perusahaan dapat menjangkau konsumen yang menginginkan efisiensi bahan bakar tanpa sepenuhnya beralih ke kendaraan listrik murni dalam waktu dekat.

Teknologi baterai yang dikembangkan tersebut bahkan diklaim mampu menghadirkan jarak tempuh hingga 2.000 kilometer. Angka ini menjadi salah satu keunggulan utama, karena memberikan potensi efisiensi tinggi baik untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh yang membutuhkan daya tahan lebih lama.

Dengan kemampuan jarak tempuh yang sangat panjang, teknologi ini membuka peluang baru dalam penggunaan kendaraan hybrid. Pengguna tidak perlu terlalu sering melakukan pengisian ulang, sehingga memberikan kenyamanan lebih sekaligus meningkatkan efisiensi dalam berbagai kondisi perjalanan.

Selain performa, aspek daya tahan juga menjadi perhatian utama dalam pengembangan teknologi ini. Chery berupaya memastikan bahwa baterai yang digunakan tidak hanya unggul dalam jarak tempuh, tetapi juga mampu bertahan dalam jangka waktu penggunaan yang lebih panjang dibandingkan teknologi sebelumnya.

Baterai solid-state yang dikembangkan dirancang memiliki umur pakai hingga 5.000 siklus pengisian. Spesifikasi ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan baterai konvensional, sehingga memberikan nilai tambah dari sisi keandalan dan ketahanan dalam penggunaan jangka panjang.

Dengan umur pakai yang lebih panjang, pengguna dapat menikmati masa penggunaan kendaraan yang lebih lama tanpa harus sering mengganti baterai. Hal ini menjadikan teknologi baterai tersebut sebagai solusi yang lebih efisien dan ekonomis dibandingkan teknologi baterai konvensional yang ada saat ini.

Simak video berikut :

Sumber : avolta.id
viewed :: 189
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net