| » Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone « |
|
24 Oktober 2026
SPORTS - MOBIL
FP1 F1 GP Amerika Serikat 2026: Leclerc Tercepat, Verstappen Membayangi
![]() Charles Leclerc langsung memberi sinyal kuat bahwa Ferrari layak diperhitungkan di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Texas. Pebalap asal Monako itu menutup latihan bebas pertama dengan catatan waktu 1 menit 36,052 detik. Max Verstappen hanya terpaut 0,084 detik, sementara Lando Norris melengkapi tiga besar. Selisih sekecil ini membuat persaingan di barisan depan terlihat menarik sejak sesi latihan pertama. Ferrari memang memulai akhir pekan dengan meyakinkan. Namun, Verstappen dan McLaren tak membiarkan Leclerc melenggang sendirian. Di tengah banyaknya tim yang membawa peningkatan mobil ke Austin, hasil awal ini juga memperlihatkan betapa ketatnya persaingan di antara para kandidat terdepan. Hasil FP1 F1 GP Amerika Serikat 2026: Ferrari Menggigit, Verstappen Langsung Memberi Perlawanan! Leclerc membukukan waktu terbaiknya menggunakan ban Soft. Verstappen sempat mencatatkan waktu lebih cepat pada percobaan berikutnya, yakni 1:35.860, tetapi catatan tersebut dihapus karena pelanggaran batas trek. Alhasil, pebalap Red Bull-Ford itu harus puas berada di posisi kedua dengan waktu resmi 1:36.136. Momen tersebut menjadi salah satu gambaran menarik dari FP1. Kecepatan Verstappen jelas terlihat, tetapi di COTA, melaju cepat saja tak cukup. Pebalap juga harus menjaga mobil tetap berada dalam batas trek ketika mencoba memaksimalkan setiap tikungan. Leclerc unggul 0,084 detik dari Verstappen dan 0,245 detik dari Norris. George Russell menyusul di posisi keempat dengan selisih 0,326 detik, disusul Kimi Antonelli yang tertinggal 0,481 detik. ![]() Lewis Hamilton – Ferrari Empat tim berbeda mengisi empat posisi teratas. Ferrari, Red Bull-Ford, McLaren-Mercedes, dan Mercedes sama-sama menunjukkan kecepatan yang menjanjikan. Meski hasil FP1 belum bisa menentukan peta persaingan sesungguhnya, jarak di antara mereka cukup rapat untuk membuat persiapan menuju kualifikasi semakin menarik. Hamilton Sempat Memimpin, tetapi Leclerc Menemukan Kecepatan Terbaik Lewis Hamilton sempat berada di puncak catatan waktu pada awal sesi. Pengalaman pebalap Ferrari tersebut di Austin tentu menjadi modal tersendiri, mengingat ia pernah meraih lima kemenangan dan tiga pole position di sirkuit ini. Namun, ketika para pebalap mulai mencatatkan waktu lebih kompetitif, Leclerc berhasil mengambil alih posisi teratas. Hamilton sendiri akhirnya menyelesaikan sesi di urutan keenam dengan waktu 1:36.555. Ada selisih 0,503 detik antara Hamilton dan rekan setimnya tersebut. Pada salah satu percobaan, Hamilton melebar ke bagian trek yang berdebu, kehilangan traksi, lalu mengalami selip. Situasi itu membuat lap-nya tak berjalan sebersih upaya Leclerc. Meski begitu, Ferrari menempatkan kedua pebalapnya di enam besar. Hasil ini menjadi gambaran awal yang positif bagi tim asal Maranello tersebut, walaupun konsistensi dalam simulasi balap dan pengelolaan ban masih perlu dicermati. McLaren Tetap Dekat, Piastri Justru Kehilangan Waktu Norris membawa McLaren ke posisi ketiga dengan catatan 1:36.297. Ia tertinggal 0,245 detik dari Leclerc, sedangkan Oscar Piastri berada di urutan ketujuh dengan waktu 1:36.786. Perbedaan hasil keduanya cukup menarik. Norris mampu menyelesaikan lap dengan lebih bersih, sementara Piastri sempat mengalami gerakan mobil mendadak yang membuatnya kehilangan waktu. Akibatnya, pebalap Australia itu belum mampu menembus enam besar. CEO McLaren Zak Brown mengakui bahwa terlalu dini untuk menentukan tim mana yang paling kuat. Persaingan di antara empat tim terdepan disebut masih bergantian dari satu akhir pekan ke akhir pekan lainnya. Pernyataan itu terasa relevan setelah melihat hasil FP1 Austin. McLaren tak jauh dari Ferrari, tetapi Red Bull-Ford dan Mercedes juga berada dalam jangkauan. Belum ada alasan kuat untuk menyimpulkan bahwa satu tim akan mendominasi seluruh akhir pekan. Antonelli Masih Punya Urusan dengan Gelar Juara Antonelli mengakhiri latihan di posisi kelima, tepat di belakang Russell. Selisih 0,481 detik dari Leclerc membuat pebalap Mercedes tersebut masih berada dalam persaingan kelompok depan. Yang membuat akhir pekannya semakin menarik adalah situasi klasemen. Antonelli memimpin kejuaraan pebalap dengan keunggulan 102 poin dan berpeluang memastikan gelar di Austin. Namun, jalannya tak sederhana. Ia perlu menang, sementara Russell harus finis di posisi kesembilan atau lebih buruk, Hamilton di posisi kelima atau lebih buruk, dan Max Verstappen juga harus kehilangan cukup banyak poin. Skenario tersebut menuntut Antonelli meraih hasil maksimal sekaligus bergantung pada hasil para pesaingnya. FP1 sendiri belum memberikan jawaban mengenai peluangnya mengunci gelar. Catatan waktunya cukup kompetitif, tetapi Russell justru finis satu posisi di depannya. Persaingan internal Mercedes pun menjadi salah satu hal yang patut diperhatikan dalam sesi berikutnya. ![]() Arvid Lindblad Lindblad Bersinar, Williams dan Audi Menghadapi Tantangan Arvid Lindblad menjadi salah satu kejutan menyenangkan setelah finis kesembilan dengan waktu 1:37.063. Rookie Racing Bulls-Ford itu bahkan mengungguli rekan setimnya, Liam Lawson, yang berada di posisi kesepuluh. Sayangnya, Lindblad juga menghadapi potensi penalti grid setelah menggunakan mesin pembakaran internal baru. Hasil FP1 yang bagus belum tentu langsung memberinya keuntungan saat balapan, meskipun performanya di sesi latihan tetap patut dicatat. Gabriel Bortoleto turut mencuri perhatian dengan menempati posisi kedelapan untuk Audi. Sebaliknya, Nico Hülkenberg mengalami masalah pada unit daya yang membuatnya harus menghentikan mobil dan masuk ke garasi ketika sesi mendekati akhir. Williams juga menjalani awal yang kurang mulus. Mobil Alexander Albon sempat dikerjakan di garasi, sementara Carlos Sainz dan Albon baru mencatatkan waktu setelah sesi berjalan cukup lama. Albon bahkan kehilangan salah satu catatan waktunya akibat pelanggaran batas trek. Simulasi Balap Mulai Mengambil Alih Perhatian Memasuki sepuluh menit terakhir, sebagian besar pebalap mulai menjalani simulasi balap dengan bahan bakar lebih banyak. Leclerc menggunakan ban Medium, sedangkan Verstappen dan Antonelli mengeksplorasi kemampuan ban Soft dalam rangkaian putaran yang lebih panjang. COTA menyediakan ban C2, C3, dan C4 untuk akhir pekan ini. Dengan suhu trek yang mencapai 40 derajat Celsius dan suhu udara sekitar 27 derajat pada awal sesi, degradasi ban menjadi salah satu hal yang perlu diamati. Namun, catatan waktu satu lap belum cukup untuk memastikan siapa yang memiliki race pace terbaik. Data yang tersedia memperlihatkan pilihan ban dan dimulainya simulasi, tetapi belum memberikan perbandingan lengkap yang bisa memastikan tim tercepat dalam kondisi balap. Untuk sementara, Leclerc menjadi patokan kecepatan di FP1. Verstappen hanya terpaut 0,084 detik, sementara Norris dan Russell menjaga tekanan dari belakang. Persaingan masih terbuka, dan latihan pertama ini baru memberikan gambaran awal tentang kekuatan masing-masing tim. ![]() Charles Leclerc – Ferrari Hasil FP1 F1 GP Amerika Serikat 2026 ; ![]() Sumber : ridertua.com
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
